Jumat, 27 November 2020 - 20:48 WIB

WBP Wanita Lapas Wirogunan Menari Yapong

101_6636

Lima orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lapas Wirogunan Yogyakarta dengan energik melenggak lenggok menari Yapong. Penuh penghayatan, tangan, kaki, kepala mereka bergerak harmonis mengikuti irama musik menyajikan tarian bagi Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DIY dan undangan lain dalam Pembukaan Lomba MTQ dan Porseni WBP dan Pegawai se Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka hari Bhakti Pemasyarakatan ke-52 tahun 2016 dari tanggal Sembilan hingga tiga belas April 2016.

Wajah-wajah mereka berbinar dan seperti ingin menunjukan bahwa latihan menari yang mereka lakukan selama ini dapat ditampilkan sebaik mungkin. Beberapa formasi mereka tunjukan seperti melingkar, pyramid, maupun berbaris satu berbanjar. Gerakan berpasangan pun mereka lakukan, sesekali senyum mereka mengembang. Tarian karya Bagong itu membuat mereka tampak cantik, karena didukung kostum yang menarik dan make up yang tepat. Pramono Kepala Kanwil Kemenkumham DIY dan Ety Nurbaeti, Kepala Devisi Pemasyarakatan, serta para undangan lain, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Kidul pun memberikan aplus terhadap penampilan WBP wanita Lapas Wirogunan.

Selain senang karena dapat menampilkan tarian yang baik Mereka juga merasakan kegembiraan, karena sempat melihat dunia luar. Walau hanya beberapa jam perjalanan dari Lapas Wirogunan ke Rutan Wonosari menjadi obat bagi mereka untuk melihat aktivitas manusia di luar penjara, gedung-gedung, pasar, bukit, sawah, sungai, maupun kemacetan jalan raya.

Cukup banyak yang dilombakan pada Porseni kali ini. Ada lomba adzan, membaca Al’Quran, bulu tangkis, tenis meja, catur, dan voli. Para peserta berasal dari Lapas, Rutan, Bapas, Rupbasan dan juga Kanwil Kemenkumham DIY. Walau berkompetisi para peserta baik pegawai dan WBP tetap menunjukan keakraban. Saling menyapa, bercerita, bergurau, bahkan para WBP saling memberi rokok, minum, atau makanan kecil. Sebuah pesta yang menyenangkan, Mereka yang menang dalam bertanding, maupun yang kalah merasakan kegembiraan.

Ambar Kusuma

Filed in: Kabar Penjara April 2016

No comments yet.

Leave a Reply