Rabu, 30 September 2020 - 05:34 WIB

Ustadz Muhammad Ikhsani Saksikan Pemberian Remisi Khusus Idul Fitri Di Lapas Wirogunan

102_0779

“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar”

“Laaillaha Ilallahu allahu Akbar”

“Allhu Akbar Walillah Ilham”

Takbir terus berkumandang di segala tempat dari selepas Isa hingga pagi hari di akhir bulan Ramadhon 1437 Hijriyah. Demikian juga di Lapas Wirogunan. Pada malam takbiran belasan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  melakukan takbir hingga pukul sembilamn malam.

Keesokan harinya Rabu pagi (06/07/2016) seluruh WBP putra dan wanita yang beragama Islam menuju Masjid Alfajar Lapas Wirogunan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri yang dimulai pukul 07.30 WIB. Ustadz Muhammad Ikhsani dari Kementerian Agama Kota Yogyakarta menjadi Imam  khotib pada sholat Idul Fitri. Di dalam khotbahnya khotib menjelaskan tentang hikmah Ramodhon dan hari Idul Fitri.

Selesai sholat dilanjutkan dengan pemberian Remisi Khusus Idul Fitri 2016. Sebanyak ……… WBP menerima remisi berkisar antara 15 hari hingga 2 bulan.. Akibat dari pemberian remisi tersebut tiga WBP dapat menghirup udara kebebasan.

Suherman, Kepala Lapas Wirogunan menjelaskan dalam sambutannya tentang syarat-syarat untuk mendapatkan remisi. Selain itu Suherman juga mengajak para WBP yang menerima remisi untuk mengucapkan syukur, sedangkan kepada WBP yang tidak menerima remisi jangan berkecil hati.

Seluruh rangkaian acara pemberian remisi disaksikan oleh Ustadz Muhammad Ikhsani, dan bersama Kepala Lapas Wirogunan serta pejabat structural menyalami WBP utuk bermaafan dan memberikan selamat. Sebuah pengalaman menarik untuk Sang Ustadz yang baru pertama kali ke Lapas Wirogunan berhari raya Idul Fitri, sekaligus menyaksikan pemberian remisi. Sesuatu yang didamba WBP.

Ambar Kusuma

Filed in: Kabar Penjara Juli 2016

No comments yet.

Leave a Reply