Minggu, 29 November 2020 - 02:08 WIB

Upacara Bendera Memperingati HUT Kemerdekaan RI di Lapas Wirogunan Inspektur Upacara kenakan Pakaian Adat Jawa

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di Lapas Wirogunan tampak meriah. Tepi lapangan rumput dipasang umbul-umbul dan rumbai merah putih, serta dipasang bener yang cukup besar bertuliskan tema “Indonesia Kerja Bersama”, “Merdeka Jiwa Raga, Berkarya untuk Indonesia”. Sementara di lapangan beraspal banyak bendera kecil Merah Putih dibentangkan dari sudut ke sudut sehingga menambah semakin semaraknya suasana.

Kamis pagi (17/08/2017) lapangan rumput sudah dipadati pasukan dari Lapas Wirogunan yang berbaris rapi, serta para petugas upacara dan tim paduan suara. Upacara bendera memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia diselenggarakan. Uniknya upacara kali ini Inspektur Upacara, Komandan Upacara, dan para pejabat struktural mengenakan pakaian adat Jawa, berupa baju sorjan untuk laki-laki, dan kebaya untuk perempuan.

Secara berurut Diah sang pembawa acara membacakan setiap rangkaian acara, termasuk pemberian Remsii Umum tahun 2017 yang penerimaannya diwakilkan empat orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Ada 272 WBP yang memperoleh remisi dari 459 jumlah penghuni. Lebih terperinci sebanyak 260 WBP memperileh Remisi Umum 1, artinya dapat pengurangan hukuman tetapi belum bebas, dan 12 WBP memperoleh Remisi Umum 2, artinya dapat pengurangan hukuman dan bebas.

“Selamat kami ucapkan kepada para civitas akademika Wirogunan yang telah memperoleh remisi, dan patut disyukuri. Pemberian remisi merupakan hak WBP yang telah memenuhi persyaratan.” “Sementara bagi WBP yang tidak memperoleh remisi, dikarenakan tidak memenuhi persyaratan atau karena WBP dikenakan hukuman disiplin akibat  melanggar tata tertib, seperti berkelahi, menyalahgunakan narkoba, atau menyimpan dan menggunakan handphone,” Suherman, Kepala Lapas Wirogunan menjelaskan setelah membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Selain memberikan SK Remisi kepada WBP, Inspektur Upacara juga memberikan tanda penghargaan Satyalancana 30 tahun kepada pegawai Lapas Wirogunan, serta pemberian cindera mata kepada para pegawai yang telah purna bakti.

Inspektur Upacara yang kali ini mengenakan pakaian adat tetap tampak gagah. Gerakannya pun tidak canggung, dihadapannya komandan upacara juga mengenakan pakaian adat. Barisan pejabat struktural yang berdiri di tepi lapangan tampak menawan dengan pakaian adat. Sedangkan para staf yang menjadi peserta upacara mengenakan seragam Korpri. Semuanya berpadu serasi dalam Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-72.

(AK 17082017)

 

 

Filed in: Kabar Penjara Agustus 2017

No comments yet.

Leave a Reply