Selasa, 11 Mei 2021 - 17:20 WIB

Tim ZI Lapas Yogyakarta Antusias Mengikuti Arahan Dirjenpas

Kalapas Yogyakarta bersama Tim ZI terlihat antusias mengikuti arahan Dirjenpas dalam acara pencanangan Zona Integritas di Ditjenpas, Selasa (23/2). Foto: HT

YOGYAKARTA – Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta menghadiri secara virtual pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diselenggaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham, Selasa (23/2).

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Irjen. Pol. Drs. Reynhard Saut Poltak Silitonga, S.H., M.Si., berpandangan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan untuk persaingan, namun sarana pembentuk pola pikir dan budaya kerja yang lebih baik.

“Saya harapkan pembangunan Zona Integritas dapat membentuk pola pikir dan budaya kerja yang lebih baik, seperti budaya kerja birokrasi anti korupsi, menghasilkan sumber daya manusia berkinerja tinggi, dan memberikan pelayanan publik berkualitas,” papar Dirjenpas.

Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta menghadiri secara virtual pencanangan Pembangunan Zona Integritas Ditjenpas, Selasa (23/2). Foto: HT

Masih di tempat yang sama, anggota Ombudsman Republik Indonesia, Dadan S. Suharmawijaya mengatakan, upaya mewujudkan predikat WBK maupun WBBM ini bukan sebatas seremoni, namun juga diperlukan internalisasi.

“Harus baik bukan hanya dalam data, tapi implementasi,” ujar Dadan.

Menurutnya, diperlukan tanggung jawab, kompetensi, norma, serta aturan yang mengiringi kekuatan besar untuk mewujudkan tujuan ini.

“Meningkatkan kapasitas SDM dan sistem penyedia pelayanan publik yang didasarkan pada orientasi pelayanan publik dan kebutuhan inovasi sangat diperlukan,” tuturnya.

HT

Filed in: Kabar Penjara Februari 2021

No comments yet.

Leave a Reply