Senin, 28 September 2020 - 06:39 WIB

Tim Satgas Kamtib Lapas Wirogunan Konsisten Brantas Halinar di Dalam Lapas

Tim Satgas Kamtib Lapas Wirogunan benar-benar membuktikan pernyataan perang terhadap penyalahgunaan handphone, narkoba dan barang-barang terlarang lainnya. Setelah Kamis pagi (09/02/2017) melakukan operasi di blok hunian D, pada malam harinya anggota Satgas Kamtib dengan sigap melaksanakan operasi kembali pada waktu malam di hari yang sama. Mereka mendadak mendapat perintah setelah sebagian besar baru sampai rumah setelah selesai bekerja.. Guyuran hujan di beberapa tempat bukan menjadi halangan untuk tidak datang, baik itu petugas laki-laki maupun perempuan. Mereka dengan semangat berkumpul di depan halaman kantor.

Sarung tangan dan masker dikenakan, lampu senter dan metal ditektor disiapkan. Bowo Sulistyo Kepala Seksi Minkamtib yang menjadi Komandan Operasi memberikan briefing  dan memimpin doa sebelum tugas dimulai. Blok Hunian G menjadi target operasi kali ini. Para WBP yang sebagian asik berbincang-bincang dan yang lain berbaring menjadi sedikit heboh, ketika para tim Satgas Kamtib mendatangi mereka melakukan operasi. Mereka langsung diminta berdiri di dekat pintu dan tidak boleh ada yang bergerak. Setelah pintu dibuka, satu persatu keluar dan badan WBP diperiksa.

Blok yang terdiri dari tiga kamar ukuran besar pun mulai digeledah. Kamar G1 para petugas tidak menemukan barang terlarang seperti handphone dan narkoba, tetapi di kamar G2 para petugas menemukan sebuah handphone. Lain lagi dengan kamar G3, petugas mencurigasi di kloset ada handphone, dan memerintahkan WBP untuk merogoh. Tetapi WBP yang bersangkutan justru seakan-akan justru mendorong sesuatu, bukan mengambilnya. Perilakunya diketahui petugas dan langsung diintrogasi.

Walau penyalahgunaan handphone dan narkoba sulit dibrantas, tim Satgas Kamtib Lapas Wirogunan terus melakukan upaya. Mala mini mereka mendapatkan sebuah handphone, dan kedua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengakui sebagai pemilik.

Ambar Kusuma

Filed in: Kabar Penjara Februari 2017

No comments yet.

Leave a Reply