Selasa, 29 September 2020 - 18:07 WIB

Tim Balitbang Kemenkumham Mengapresiasi Peningkatan IPK dan IKM Triwulan II Lapas Wirogunan

Rabu siang (05/08/2020) tim dari Balitbang Kemenkumham dipimpin Maryati
mengunjungi Lapas Wirogunan Yogyakarta untuk memaparkan hasil survei Indeks
Persepsi Korupsi (IPK) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Lapas Wirogunan pada
triwulan kedua tahun 2020.
Dihadapan Satriyo Waluyo Kepala Lapas Wirogunan dan para pejabat struktural
serta pengelola survei , tim Balitbangkumham memberikan apresiasi atas hasil survei
pada triwulan kedua di Lapas Wirogunan. Maryati menjelaskan bahwa dibanding
dengan triwulan pertama, hasil survey Lapas Wirogunan menunjukan peningkatan di
seluruh unsur. IKM pada triwulan kedua mendapatkan skor 18,14 meningkat pada
triwulan kedua dengan skor 18,66 Sedangkan IPK pada triwulan I memperoleh skor
13,54 Dan pada triwulan kedua 14,12
Maryati menggaris bawahi, tentang penurunan responden yang agak besar.
Pada triwulan pertama memperoleh 92 responden, sedangkan pada triwulan kedua
hanya memperoleh 44 responden.
Kepala Lapas menjelaskan, “Pada triwulan kedua karena dihadapkan pada
pandemic covids-19 layanan kunjungan keluarga WBP, kunjungan mahasiswa,
kunjungan universitas, organisasi ditiadakan. Hal ini yang menyebabkan jumlah
responden turun cukup banyak, tetapi masih di atas kuoto yang ditentukan Balitbang
yaitu 30 responden.”
Dikatakannya responden di dapat dari keluarga WBP yang menerima layanan
video call bersama WBP. Mereka diminta kesediaannya untuk mengisi angket. Selain
itu responden didapat juga dari mereka yang menerima layanan Integrasi.
Pertemuan dalam bentuk diskusi juga membahas strategi Lapas hingga bisa
menaikan skor IPK dan IKM, serta rencana pelayanan di era New Normal. Satriyo
Waluyo kembali menjelaskan bahwa di masa pandemic covids-19 Lapas Wirogunan
tetap memberikan pembinaan dengan memperhatika protocol kesehatan. Beberapa
rencana sudah dibuat, bahkan sarananya sudah siap, seperti ruang besukan. Pembina
agama dari Kemenag Kota atau propinsi pun bisa memulai memberikan bimbingan
kepada WBP.
Ambar Kusuma dari Humas Lapas Wirogunan menguatkan penjelasan Kepala
Lapas dengan mengatakan bahwa skor IKM dan IPK Lapas Wirogunan meningkat
karena membangun komunikasi dengan penerima layanan seperti keluarga WBP.
Bersilaturahmi dengan menyapa keluarga WBP yang sedang vidiocall dan memberikan
informasi ringan seperti kegiatan WBP, jaminan kesehatan WBP, sekolah WBP,
kemajuan dalam mengaji dan sebagainya. Hadi Wicaksono, Kepala Subbag Tata
Usaha menyatakan bahwa Lapas Wirogunan senantiasa melakukan jejaring sosial
dengan berbagai instansi dan organisasi kemasyarakatan
Djati Suryono Kepala Subsi Bimker dan Haker mengatakan bahwa Lapas
Wirogunan ditengah Pandemi Covids dapat menyelesaikan pelatihan agrobisnis
pertanian terhadap 20 WBP. Instruktur yang berasal dari Kelompok Tani dan Nelayan
Andalan (KTNA) DIY sangat terkesan sehingga berencana akan menindaklanjuti
pembinaan dan mengerahkan kelompok-kelompok tani yang ada di Yogyakarta.
Pembentukan Kelompok Tani di Lapas Wirogunan pun berproses untuk dibentuk.
Berharap hasilnya para WBP menjadi wirasuasta di bidang agrobisnis pertanian.
Kepala Lapas menutup diskusi dengan ucapan terimakasih kepada Tim
Balitbang KemenKumham dan memotivasi kepada seluruh pegawai Lapas untuk terus
meningkatkan pelayanan.
(AK 05082020)

Filed in: Kabar Penjara Agustus 2020

No comments yet.

Leave a Reply