Kamis, 24 September 2020 - 22:40 WIB

Tiga Pegawai Lapas Wirogunan yakin Tidak Lakukan Penyalahgunaan Narkoba

101_6042

Atas dasar perintah mendadak Pramono, Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, selesai apel pagi pada hari Senin (29/03/2016) tanpa ragu para pegawai Lapas Wirogunan baik para pejabat maupun staf melakukan tes urin.

Tidak ada yang berniat menghindar, sebanyak 93 pegawai antri dengan tertib melakukan tes urin. Suasana jauh dari tegang, justru penuh dengan riang canda, terutama mereka yang berbaris menunggu di depan toilet. Beberapa pegawai berupaya bisa mengeluarkan air seni dengan cara meminum beberapa gelas air. Hal ini dilakukan karena baru saja buang air kecil.

Pemeriksaan urin tersebut menghasilkan data tiga orang pegawai dinyatakan positif. Satu dari mereka yang terindikasi positif mengaku telah mengkonsumsi obat sakit gigi.

“Gigiku sakit dan sudah dua hari berturut-turut minum obat sakit gigi,” spontan dia menjelaskan ketika hasil pemeriksaan atas dirinya dinyatakan positif.

Lain lagi yang dilakukan pegawai “AH” yang beberapa hari lalu tidak masuk kerja karena sakit. setelah hasil pemeriksaan urinnya dinyatakan positif dia izin pulang mengambil obat dan ke rumah sakit menghubungi dokter yang  memeriksa kesehatannya dan memberikan resep obat untuk memberikan surat keterangan. Ini untuk mendukung dan menjelaskan bahwa hasil positif tes urinnya karena pengobatan dari dokter secara legal.

“MR” pegawai yang tes urinnya juga positif bersikap tenang. Dia berbalik arah ke ruangannya dan mengambil obat yang selalu dibawanya untuk diperlihatkan kepada pemeriksa. Beberapa tahun lalu “MR”mengidap penyakit yang cukup serius, dan setelah itu  harus periksa kesehatan secara teratur. “Sudah empat tahun saya harus mengkonsumsi obat dari dokter,” “MR dengan santai menjelaskan.

Ambar Kusuma

Filed in: Kabar Penjara Maret 2016

No comments yet.

Leave a Reply