Minggu, 6 Desember 2020 - 07:33 WIB

“Tes Urine!” “Siapa Takut?”

Pagi merekah dihangatkan sinar matahari, para pegawai Lapas Wirogunan antusias melaksanakan apel. Bowo, Kepala Seksi Minkamtib menjadi Pembina Apel pada Selasa ini (28/02/2017). Menginformasikan  bahwa selepas apel seluruh pegawai harus menuju klinik untuk tes urine. Tidak diperbolehkan keluar Lapas dengan segala alasan sebelum melakukan tes urine.

Mendengar itu, selesai apel para pegawai justru semangat, bahkan sebagian dari mereka melangkah dengan berlari. Seakan ingin menyatakan, “Tes Urine!” “Siapa takut?”

Mereka berdesakan mendaftarkan diri dan meminta tabung urine. Memang bukan suasana takut yang tampak, justru kental dengan senda gurau. Tim medispun tidak kalah semangatnya, dengan gamblang menjelaskan kepada para pegawai bagaimana cara mengisi urine ke dalam tabung.

Ada beberapa pegawai yang tidak berdesakan, bahkan cenderung diam. “Wah aku baru aja buang, lama ini nunggunya,” katanya yang ternyata baru saja buang air kecil.

“Minum langsung segalon!” sahut temannya menggoda. Spontan terdengar gelak tawa.

Suherman, Kepala Lapas Wirogunan dengan akrab ikut berkumpul di tengah-tengah pegawai. Memberikan ketenangan kepada Emi, pegawai yang hasil tesnya positif terindikasi narkoba. Dinyatakan wajar karena baru saja operasi dan apa yang dikonsumsi adalah pengawasan dokter. Pada kesempatan tersebut, Suherman juga mendapat penjelasan dokter Novita dalam menentukan hasil tes berupa negatif dan positif terindikasi narkoba.

Tes urine di Lapas Wirogunan tidak hanya diperuntukan pegawai saja, tetapi juga para narapidana. Dari 164 pegawai Lapas sudah 142 orang yang melakukan tes. Sisanya menyusul, karena sebagian besar anggota regu jaga yang libur dan pegawai yang tidak masuk kerja. Ada dua pegawai yang dinyatakan positif, dan kesemuanya karena sakit dan mengkonsumsi obat dari dokter. Sementara tes urin bagi narapidana dilakukan secara sampel. Ada 74 orang dari 447 narapidana yang dilakukan tes. Hasilnya ada seorang nararapidan laki-laki dan seorang narapidana perempuan dinyatakan positif terindikasi menggunakan narkoba.

Bentuk komitmen dari Lapas Wirogunan dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, dan disambut antusias oleh para pegawainya, salah satunya dengan cara tes urine yang dilakukan secara mendadak.

(AK 28022017)

 

Filed in: Kabar Penjara Februari 2017

No comments yet.

Leave a Reply