Jumat, 25 September 2020 - 22:25 WIB

Tembus Hujan, CPNS Lapas Yogyakarta Tetap Semangat Jalan Malam

 

Yogyakarta, INFO_PAS – Hujan yang melanda Kota Yogyakarta, Kamis (15/2) malam tak menyurutkan semangat 23 Calon Pegawai Negeri sipil (CPNS) untuk melaksanakan jalan malam yang merupakan bagian dari kegiatan “Pengenalan Lingkungan dan Praktik Kerja CPN di Lapas Yogyakarta.

Jelang pukul 21.00 WIB, ke-23 CPNS membentuk barisan didampingi para petugas pendamping, termasuk Kepala Lapas Yogyakarta, Satriyo Waluyo. “Hujan masih lebat dan mungkin akan turun sepanjang malam. Cek kesehatan kalian. Bila ada yang merasa tidak sehat atau terjadi sesuatu di dalam perjalanan nanti, jangan segan dan jangan ditahan. Langsung komunikasikan kepada pendamping karena ini bagian dari tugas dan bukan perpeloncoan,” pesan Satriyo.

Dwi Agus Setiabudi selaku Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan Pemasyarakatan, Pengentasan Anak, Informasi dan Komunikasi pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta yang hadir malam itu juga memberikan pesan yang sama.

“Ini merupakan salah satu praktik penanganan sepuluh titik kerawanan keamanan. Jaga kesehatan. Apa yang diperintah atasan, harus saudara laksanakan karena kegiatan ini didasarkan surat perintah,” tegas Dwi.

Dibungkus mantel hujan, ke-23 CPNS berjalan tegap menembus hujan didampingi senior mereka. Kampung Surokarsan mereka lewati dan selanjutnya menyeberangi jembatan kecil kali Code. Sekitar tiga kilometer mereka melangkah, sampailah pada bangunan bersejarah “Joteng Etan.” Di sini mereka dibagi tiga kelompok untuk mencari “Pin PASTI.”

“Silahkan saudara mencari pin yang ada nama saudara. Makna dari pencarian ini untuk selalu jeli mencari barang terlarang yang disembunyikan narapidana,” ujar Emon Yudo, penanggung jawab pos memberi perintah.

Para CPNS pun mencari benda yang dimaksud di tengah kegelapan diiringi hujan lebat hingga tuntas melaksanakan tugas. Perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan benteng yang tingginya sekitar tiga meter dari permukaan tanah. Sesampai di “Plengkung Gading,” mereka pun turun menuju Alun-Alun Selatan.

Selanjutnya, para CPNS menyusuri Keraton Yogya hingga mencapai Alun-Alun Utara. Mereka berhenti sejenak untuk melihat Keraton yang menjadi kebanggaan masyarakat Yogyakarta. Jalan pun kembali ditelusuri hingga masuk gang dan akhirnya berjalan di tepi kali Code hingga sekitar 500 meter. Lagu “Mars Pemasyarakatan” yang mereka nyanyikan dengan semangat menunjukan fisik mereka memang prima hingga sampai kembali di kompleks lapas.

Tak berhenti di situ, mereka harus mencari papan nama masing-masing di makam yang ada di kompleks. Kali ini cukup sulit karena malam begitu pekat, tetapi satu persatu mereka tuntas melaksanakan tugas.(AK)

Sumber: ditjenpas.go.id

 

Filed in: Kabar Penjara Februari 2018

No comments yet.

Leave a Reply