Tasyakuran PNS, Kalapas: Harus Antusias Dukung Lapas Yogyakarta Raih WBK

 Tasyakuran PNS, Kalapas: Harus Antusias Dukung Lapas Yogyakarta Raih WBK

Kepala Lapas Yogyakarta tengah memotong tumpeng, simbolisasi tasyakuran PNS angkatan 2019.| Foto: Ambar/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Tidak seperti biasanya, terdapat tumpeng nasi kuning pada apel pagi pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Yogyakarta. Tujuh pegawai Tunas Pengayoman angkatan 2019 yang telah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggelar tasyakuran, Sabtu (5/3).

Usai melakakan potong tumpeng, Kepala Lapas (Kalapas) Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo, secara simbolis menyerahkan potongan tersebut ke salah 1 Tunas Pengayoman.

“Tujuh Tunas Pengayoman Lapas Yogyakarta telah memperkuat statusnya dari CPNS menjadi PNS. Perubahan status ini harus diiringi dengan makin profesional dalam bekerja. Setiap pekerjaan yang diemban dapat dipertanggungjawabkan, semakin berintegritas, terus meningkatkan kemampuan, dan harus antusias mendukung Lapas Yogyakarta agar meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi di tahun 2022,” pesan Kalapas.

Kalapas Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo, tengah memberikan arahan kepada para pagawai dalam apel pagi Sabtu (5/3).| Foto: Ambar/ Humas Lapas Yogyakarta

Lebih lanjut Kalapas menegaskan bahwa dukungan tersebut diwujudkan dengan mematuhi kode etik, menjalankan tugas sesuai prosedur, dan selalu bersinergi dengan sesama pegawai, dan tidak melakukan pungli, korupsi, serta menolak gratifikasi.

Usai kegiatan tersebut, Kalapas dan jajarannya melanjutkan agenda senam pagi dan coffee morning sebagai sarana memupuk kekompakan dan meningkatkan imunitas. [AK]

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.