Tancap Gas, Kalapas Yogyakarta Prakarsai Renovasi Sejumlah Fasilitas Layanan Publik

 Tancap Gas, Kalapas Yogyakarta Prakarsai Renovasi Sejumlah Fasilitas Layanan Publik

Kalapas tengah memberikan arahan kepada salah satu pekerja pembangunan fasad Lapas Yogyakarta, Rabu (5/1).| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Begitu mengemban jabatan sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas ll A Yogyakarta 2 minggu yang lalu, Soleh Joko Sutopo, langsung tancap gas memprakarsai renovasi sejumlah bangunan fasilitas pelayanan publik. Tidak hanya itu, Ia juga membenahi kinerja pegawai dan meningkatkan kualitas layanannya.

Seperti yang terlihat pada hari ini, Rabu (05/01) beberapa pekerja bangunan tampak tengah memoles beberapa sudut lapas. Mulai dari Aula, Ruang Pusat Layanan Terpadu, Ruang Perpustakaan, Gudang, Balai Kesehatan, dan Fasad bangunan lapas. Yang telah tampak perubahannya adalah fasad atau muka bangunan lapas sekaligus pedestrian di sekitarnya.

Terkait progres ini, Kalapas menyatakan bahwa Lapas Yogyakarta sebagai salah satu cagar budaya harus dilestarikan.

“Saya ingin merubah kesan menyeramkan bangunan lapas, sehingga menjadi lebih asri, indah, dan berkarakter sebagai salah satu bangunan cagar budaya di kota Yogyakarta,” terang Kalapas.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan bahwa konsep perubahan wajah depan lapas adalah menjadikannya sebagai sarana informasi dan edukasi.

“Selain melestarikan salah satu bangunan cagar budaya, bagian depan bangunan Lapas Yogyakarta ini akan dimanfaatkan sebagai sarana informasi kepada masyarakat terkait sejarah Lapas Wirogunan dan Edukasi terkait Pemasyarakatan,” ungkapnya.

Sejumlah pekerja tengah mengerjakan bagian depan bangunan lapas. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Terpantau pembangunan wajah depan Lapas Yogyakarta atau yang dulu dikenal dengan ‘Penjara Wirogunan’ saat ini mulai tampak perubahannya. Dengan polesan-polesan bertema klasik dan permainan tata lampu yang terkonsep, wajah ‘Penjara Wirogunan’ sekarang tampak lebih syahdu di malam hari.

Rencananya, dalam waktu seratus hari pertama kepemimpinannya, Soleh, menargetkan revitalisasi bangunan bagian depan lapas sudah selesai dikerjakan.

Tidak menutup kemungkinan, taman depan lapas yang telah dirubah menjadi selasar itu juga akan mampu dimanfaatkan menjadi panggung ekspresi hasil pembinaan warga binaan. Bahkan dimungkinkan dapat menarik seniman kota Yogyakarta untuk berkiprah di selasar itu.

“Semoga wajah depan lapas yang baru bisa segera terwujud sesuai harapan, dapat mempercantik sudut-sudut kota Yogyakarta,” pungkasnya. [JS]

Masih setengah jadi, namun perubahan dari revitalisasi bangunan ini mulai tampak. Foto diambil saat malam hari. | Foto: Dok. Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.