Sinergi Antar Instansi, Lapas Yogyakarta Fasilitasi Lokasi Vaksin Booster

 Sinergi Antar Instansi, Lapas Yogyakarta Fasilitasi Lokasi Vaksin Booster

Salah seorang Petugas Lapas Yogyakarta, Silam Khodirin, tengah menjalani pemeriksaan tensi sebelum menerima vaksin dosis ke-3.| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta kembali menjadi lokasi Vaksinasi Dosis Ketiga pada Sabtu (29/01) pagi. Sebanyak 355 orang dari 388 yang mendaftar telah menerima vaksinasi booster tersebut. Jumlah itu terdiri dari pegawai, keluarga pegawai, dan masyarakat di sekitar lapas. Ada pun target penerima vaksin adalah orang berusia di atas 18 tahun, para lansia, penderita penyakit komorbid, serta orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah (imunodefisiensi). Sedangkan jarak minimal setelah vaksin dosis kedua adalah 6 bulan.

Kegiatan ini merupakan Bakti Sosial (Baksos) dari beberapa instansi diantaranya Asosiasi Rumah Sakit TNI & Polri dalam hal ini Rumah Sakit (Rumkit) Dinas Kesehatan Tentara (DKT) dr. Soetarto, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi D.I. Yogyakarta, dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran (Kagamadok), serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam hal ini Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Rumkit DKT dr. Soetarto, Letkol Ckm dr. Zamroni, Sp.U. di tengah acara berlangsung.

“Acara ini serentak dilaksanakan di 30 provinsi, tujuannya menyukseskan program pemerintah dalam rangka meningkatkan percepatan vaksinasi Covid-19 dan mempererat sinergi antar instansi dalam memerangi penyebaran Covid-19, terlebih adanya varian baru,” jelasnya.

Dari kiri ke kanan; Koordinator Bidang Keluarga Berencana BKKBN DIY, Dra. Joehananti, Kepala Rumkit DKT dr. Soetarto, Letkol Ckm dr. Zamroni, Sp.U., Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo, A.Md.I.P, M.H.| Foto: Ambar/ Humas Lapas Yogyakarta

Senada, Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo, A.Md.I.P, M.H., menambahkan bahwa Vaksinasi Booster ini merupakan bentuk sinergi antar instansi dalam memutus dan mencegah persebaran mata rantai Covid-19 dan segala variannya.

“Ini salah satu upaya kita selain tetap menerapkan prokes dan menjaga imun. Setelah seluruh pegawai sudah divaksin harapannya dalam bekerja dapat melakukan pelayanan lebih maksimal sesuai bidang tugasnya termasuk pembinaan kepada warga binaan,” ujarnya.

Masih di tempat yang sama, Koordinator Bidang Keluarga Berencana dari BKKBN DIY, Dra. Joehananti, berharap semoga dengan adanya kegiatan ini kekebalan masyarakat semakin tinggi.

“Sehingga Pandemi Covid 19 segera berakhir,” harapnya.

Menutup keterangannya, Letkol Ckm dr. Zamroni menginformasikan masih ada kegiatan dari rangkaian baksos ini, yaitu Penyuluhan Kesehatan, Pap Smear, Pemeriksaan Laborat Sederhana, dan Kegiatan Konsultasi pada tanggal 5 Februari 2022.

“Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta akan dipusatkan di Lapas Kelas IIA Yogyakarta atau Lapas Wirogunan ini,” pungkasnya.[HT]

Beberapa petugas Lapas Yogyakarta tengah menjalani skrining kesehatan oleh Tim Vaksinator. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

1 Comment

  • Mantap sekali,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.