Selasa, 22 September 2020 - 19:04 WIB

Salam Pancasila pun Menyebar di Lapas Wirogunan

“Salam Pancasila!”

“Saya Indonesia Saya Pancasila!”

Begitulah Salam Pancasila yang dipekikan Suherman, Kepala Lapas Wirogunan ketika menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, dan dibalas dengan semangat oleh para peserta upacara yang terdiri dari petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Sebelumnya Inspektur Upacara membacakan Sambutan Presiden Republik Indonesia yang secara substantive berisikan tentang sejarah kelahiran Pancasila, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, termasuk nilai kebhinekaan, dimana Indonesia lahir memang penuh dengan keberagaman.

Selesai upacara, lagu-lagu wajib nasional pun dikumandangkan, dan itu akan berlanjut hingga beberapa hari kemudian. Kegiatan lain yang memang menjadi bagian dari program kegiatan adalah lomba paduan suara para WBP yang dinyanyikan di blok mereka masing-masing. Semua peserta lomba menyanyikan lagu “Garuda Pancasila”.

Di awal lomba juri menilai peserta dari blok hunian D. Mungkin karena peserta pertama dan kurang mengerti konsepnya, mereka pun hanya sekedar menyanyi tanpa ada semangat dan gregetnya. Padahal didalamnya ada WBP yang biasa mengikuti paduan suara Lapas Wirogunan dan pemain music.

“Kok kalian tegang nyanyinya,” Iwan, salah satu petugas yang jadi juri mengomentari.

“Ya e Pak, tadi petugas banyak datang dikira mau Opersi,” seorang WBP menimpalisekenanya. Tapi justru membuat tertawa petugas dan WBP lainnya.

Peserta dari blok F ternyata lebih siap. Paduan suara ini dengan semangat menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Mereka fariasikan dengan tepuk tangan, termasuk membunyikan “Tepuk Pramuka”.

“Salam Pancasila1”

“Saya Indonesia Saya Pancasila!” Mereka mengakhiri penampilan dengan Salam Pancasila.

Lain lagi dengan paduan suara Blok G. Mereka tidak ngotot penuh semangat seperti blok F. Mereka bernyanyi dengan harmoni. Ada pembagian hingga tiga suara. Tentu saja mereka tidak mengalami kesulitan, karena sebagian besar dari mereka adalah anggota tim paduan suara di Lapas Wirogunan.

Tontonan asik justru ketika paduan suara blok D mendapat giliran. Mereka justru menampilkan WBP yang sudah setengah baya, dan mereka yang mudah disuruh-suruh. Suara yang dikeluarkan pun seadanya dan malu-malu. Ini justru membuat teman-temannya tertawa dan sebagian bersembunyi di kamar sambil mengintip.

Para WBP Tipikor yang ada di blok C, justru bernyanyi dengan gegap gempita. Mereka semua sudah setengah baya. Bahkan sebelum dinilai mereka izin untuk berlatih dahulu.

Peserta paduan suara blok A juga patut diacungkan jempol. Para WBP ini adalah narapidana yang sedang diamankan atau sedang terkena hukuman disiplin karena melanggar tata tertib. Tetapi mereka bersedia untuk mengikuti lomba. Bahkan gaya derigennya membuat yang melihat tertawa, karena melakukan gerakan yang menyenangkan bagi yang melihat.

Selesai lomba mereka pun memekikan Salam Pancasila, dipimpin rekannya

“Salam Pancasila!”

“Saya Indonesia Saya Pancasila!”

(AK 01062017)

 

Filed in: Kabar Penjara Juni 2017

No comments yet.

Leave a Reply