Produksi Kotak Kado, Cara WBP Menghasilkan Uang di Lapas Yogyakarta

 Produksi Kotak Kado, Cara WBP Menghasilkan Uang di Lapas Yogyakarta

Simbolis, seorang WBP tengah menyerahkan hasil karyanya berupa kotak kado ke salah seorang pegawai PT Margaria Group. | Foto: Reka/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Sebagai instansi yang berfungsi membina kemandirian narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta, pada Kamis (27/1) menyerahkan hasil kerja para WBP berupa kotak kado kepada PT Margaria Group.

Pembuatan kotak kado ini merupakan bentuk dari kerja sama antara Lapas Kelas IIA Yogyakarta dengan PT Margaria Group di bidang pelatihan dan sub produksi.

Dalam keterangannya, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Wachid Kurniawan Budi Santoso, mengungkapkan bahwa bahan pembuatan kotak kado ini disediakan PT Margaria Group sesuai orderan yang disepakati, kemudian akan diproses menjadi kotak kado oleh WBP di dalam Lapas Kelas IIA Yogyakarta dengan batas waktu yang ditentukan.

“Minggu ini, kami menerima orderan sejumlah 120 buah dan harus jadi dalam waktu 7 hari saja,” ungkapnya.

Bertempat di Ruang Bimbingan Kerja, WBP Lapas Yogyakarta tengah menyelesaikan pesanan Kotak Kado hasil kerja sama PT Margaria Group. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa selain mendapatkan keterampilan, WBP yang dilatih ini mendapatkan premi sebagai imbalan dalam bentuk voucher/ uang digital. Premi adalah upah untuk WBP, didapat dari hasil mengikuti Kegiatan Kerja yang diselenggarakan oleh UPT dalam hal ini Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

Ia juga menambahkan bahwa WBP yang dilatih keterampilannya dalam bidang ini dituntut memiliki tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan ketelitian agar menghasilkan produk yang layak dipasarkan.

“Sebelumnya WBP telah dilatih oleh Margaria, sehingga mendapatkan pengalaman dan pelajaran baru membuat kotak kado, deadline untuk menyelesaikan orderan juga mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab atas pekerjaan. Mereka juga mendapat premi dari kegiatan ini,” jelas petugas yang pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas IIA Karanganyar Nusakambangan itu. [RAP]

Kota Kado hasil pembinaan keterapilan – kemandirian WBP Lapas Yogyakarta. | Foto: Dok. Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.