Kamis, 1 Oktober 2020 - 01:36 WIB

Pesta Pilpres di Lapas Wirogunan; Pemilih Disabilitas Mendapat Pelayanan Khusus

Warga Binaan Pemasyarakatan tengah menunggu antrian untuk memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden dan wakil presiden tahun 2014 di Lapas Kelas IIA Yogyakarta pada Rabu ( 9/7 ).

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tengah menunggu antrian untuk memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden dan wakil presiden tahun 2014 di Lapas Kelas IIA Yogyakarta pada Rabu ( 9/7 ). Foto; Ambar Kusuma

TPS XI Kelurahan Gunung Ketur Kecamatan Pakualaman merupakan TPS khusus, karena terdapat di Lapas Wirogunan. Sebanyak 369 orang pemilih melakukan pencoblosan pilpres yang dilaksanakan pada Rabu (9/7). Mereka terdiri dari 280 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pria, 84 WBP wanita, satu orang petugas Lapas Wirogunan, satu orang petugas Rupbasan Yogyakarta, satu orang istri pegawai, dan satu orang panitia TPS.

Pemilih dipanggil secara bergilir perblok, diawali dari blok hunian WBP Wanita, berlanjut ke blok-blok hunian pria. Ada tiga orang WBP pria penyandang disabilitas. Dua orang bisa melakukan penyoblosan seorang diri, dan satu orang lagi harus dibantu secara khusus. Selain harus menggunakan kursi roda, WBP ini juga harus dibantu menyoblos sesuai pilihannya, karena tangannya memang sudah susah digerakan. Satu orang WBP sakit parah sehingga panitia, saksi, dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) mengunjungi WBP tersebut ke bloknya agar WBP dapat menyoblos sesuai haknya.

Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pria penyandang disabilitas tengah menyalurkan hak pilihnya dibantu oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Lapas Wirogunan pada Rabu (9/7). Foto: Ambar Kusuma

Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pria penyandang disabilitas tengah menyalurkan hak pilihnya dibantu oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) didampingi oleh saksi di TPS XI Lapas Wirogunan pada Rabu (9/7). Foto: Ambar Kusuma

Zaenal Arifin Kepala Lapas Wirogunan, dan Endang Sudirman Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, ikut memantau jalannya Pilpres di Lapas Wirogunan. Selain itu datang juga peninjau dari Beijing Tiongkok untuk melihat jalannya pilpres di Lapas Wirogunan.

Pukul 12.00 WIB waktu penyoblosan ditutup, dan dilanjutkan dengan penghitungan kartu pemilih pada pukul 13.00 WIB. Adapun hasil perolehan suara di TPS XI Kelurahan Gunung Ketur adalah 131 suara memilih capres/cawapres nomor satu, dan 228 suara memilih capres dan cawapres nomor dua. Disamping itu ada 10 suara dinyatakan tidak sah. (AK 09072014)

Filed in: Kabar Penjara Juli 2014

No comments yet.

Leave a Reply