Selasa, 22 September 2020 - 17:52 WIB

Peserta Diklat Petugas P2U PKL di Lapas Wirogunan

“Istirahat di tempat…… Grak!”

Terdengar suara komandan dari sepasukan peserta diklat Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U)   Kanwil Kemenkumham DIY di depan pintu porter Lapas Wirogunan Yogyakarta.

Jumat pagi (24/03/2017) petugas Lapas Wirogunan baru saja selesai melaksanakan apel pagi, tetapi 30 orang peserta Diklat Petugas P2U sudah berbaris rapi di depan porter. Mereka berkunjung ke Lapas Wirogunan dalam rangka Praktek Kerja Lapangan (PKL). Terdengar saling sapa dan saling ledek antara peserta diklat dengan petugas Lapas Wirogunan. Ini dimungkinkan karena memang sudah saling mengenal dengan akrab, sehingga gurauan pun tak terhindarkan.

Para peserta diklat mendapatkan materi cara bongkar dan pasang pistol. Senjata ini memang tersedia dan terawat baik di Lapas Wirogunan.

Deni, pegawai dari Kanwil Kemenkumham DIY menjadi instruktur mereka dalam pelatihan bongkar pasang pistol kali ini. Setiap peserta mendapat kesempatan untuk membongkar dan memasang pistol kembali. Tampak ekspresi mereka bermacam-macam. Ada ekspresi yakin karena pernah belajr ini dan yakin bisa melakukan kembali. Ada juga ekspresi antusias untuk mencoba pengalaman baru tersebut. Ekspresi lain adalah keragu-raguan akan kesanggupannya membongkar dan memasang pistol.

Beberapa kali ketika akan dipasang kembali terdengar, “Prak!” dan mengagetkan pemegang pistol dan peserta lain. Ternyata ada bagian pistol yang terlempar karena dorongan pegas.

Materi selesai dan mereka pun sangat senang. Ini beralasan karena merupakan pelajaran terakhir setelah seminggu mengikuti diklat. Rumah benar-benar dirasakan sebagai mahligai bagi mereka.

(AK 24032017)

Filed in: Kabar Penjara Maret 2017

No comments yet.

Leave a Reply