Pertegas Pembinaan Humanis, Lapas Yogyakarta Lukis Tembok Bersama Seniman Lintas Negara

 Pertegas Pembinaan Humanis, Lapas Yogyakarta Lukis Tembok Bersama Seniman Lintas Negara

Salah seorang seniman mural asal Inggris, George, tengah menyemprotkan catnya dalam Festival Mural Internasional di sepanjang tembok Lapas Yogyakarta.| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA –  Lapas Kelas IIA Yogyakarta Kanwil Kemenkumham DIY, berkomitmen menghadirkan pembinaan terbaik dengan mengimplementasikan 3 (tiga) pilar utama Sistem Pemasyarakatan, yaitu masyarakat yang proaktif dan peduli, Petugas Pemasyarakatan yang berintegritas, dan warga binaan yang aktif dalam proses pembinaan. Kali ini sinergi dengan masyarakat diwujudkan dalam kolaborasi seni antara Lapas Yogyakarta dengan para seniman mural pada Selasa (31/5) siang.

Pada sepanjang tembok Lapas yang bersebelahan dengan Kampung Margoyasan itu, puluhan seniman baik dari dalam maupun luar negeri mengekspresikan seni grafitinya.

Dalam keterangannya kepada media, Kepala Lapas Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo, mengatakan bahwa kegiatan bertajuk Festival Mural Internasional ini, diharapkan dapat menjadi daya tarik akan keberadaan Lapas, yang pada akhirnya membawa masyarakat turut andil dalam pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Yogyakarta maupun luar Yogyakarta. Dalam hal kami sedang membangun Zona Integritas, menuju Wilayah Bebas dari Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, ini juga menjadi salah satu dari pelayanan kami kepada masyarakat, sehingga masyarakat terpuaskan dengan adanya karya-karya seni yang kami tuangkan dalam karya-karya mural ini. Sehingga masyarakat bisa melihat bahwa kami memang memberikan pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kalapas juga mengungkapkan, dengan kegiatan ini Ia ingin merubah kesan angker Lapas, karena sejatinya institusi Lapas juga melakukan pembinaan terhadap warga binaan secara humanis.

“Karena kunci sukses kami dalam pembinaan ini, selain petugas kami yang melayani, juga peran aktif dari masyarakat. Kami ingin masyarakat tahu bahwa kami kini lebih humanis dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat dari luar,” ungkapnya.

Sementara itu, Alert, salah satu seniman asal Bangkok, Thailand mengungkapkan antusiasmenya dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat keren, saya merasa senang, karena bisa bertemu teman-teman dengan passion yang sama,” ungkapnya.

Senada, seniman mural dari London Inggris, George, mengungkapkan bahwa Ia merasa beruntung mengikuti acara ini, karena melalui karya seni Ia dapat bertemu dengan orang-orang dari negara lain dengan khasnya masing-masing.

“Termasuk orang-orang disini luar biasa, apresiasi terhadap keseniannya bagus. Kami dapat berkarya di tembok lapas dan lihatlah sekarang menjadi keren,” kata dia dalam Bahasa Inggris.

Selain diikuti para seniman dari Indonesia, Thailand, dan Inggris, seniman dari Rusia dan Amerika Latin turut serta menggoreskan karya muralnya di sepanjang tembok Lapas Yogyakarta. [HT]

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Skip to content