Peringatan Maulid Nabi, Jajaran Lapas Yogyakarta Khidmat Ikuti Rangkaian Acara

 Peringatan Maulid Nabi, Jajaran Lapas Yogyakarta Khidmat Ikuti Rangkaian Acara

Kalapas dan jajarannya dengan khidmat menyimak tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Bertempat di Gedung Aula, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta beserta jajarannya mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah secara virtual pada Jumat (5/11).

Kegiatan yang direlay dari Graha Pengayoman, Jakarta Selatan itu, mengusung tema ‘Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW, Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi, Mewujudkan Insan Pengayoman yang BerAKHLAK’.

Direlay dari Graha Pengayoman, Jakarta Selatan, Peringatan Maulid Nabi mengusung tema ‘Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW, Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi, Mewujudkan Insan Pengayoman yang BerAKHLAK’.| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Membuka acara tersebut, Sekretaris Jenderal Kemenkumham diwakili oleh Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Freddy Harris.
Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW adalah tauladan yang baik bagi umat manusia.

“Keteladanan Rasulullah tidak hanya dalam satu bidang saja, tapi dalam semua bidang kehidupan, dalam berkelurga, menjadi pendakwah, menjadi guru, menjadi pedagang, menjadi politisi, panglima perang, dan banyak lainnya,” ungkapnya.

Hadir sebagai penceramah yaitu Mantan Wakil Menteri Agama, K.H. Nasaruddin Umar. Dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah patut diteladani oleh Aparat Penegak Hukum. Diantaranya dalam memberikan kepastian hukum, kesadaran hukum, dan keadilan sesuai dengaan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW pada zaman kenabian

Lebih lanjut, Nasaruddin Umar juga menyatakan bahwa masyarakat Indonesia juga berpotensi untuk menjadi masyarakat yang sadar hukum sama halnya pada zaman Rasulullah.

“Nabi Muhammad berhasil membangkitkan kesadaran hukum sampai pelaku kejahatan itu (sendiri) yang menyerahkan dirinya kepada Rasulullah, seperti inilah masyarakat pada masa kenabian, dan seperti inilah masyarakat harapan kita,” tuturnya.

“Jika masyarakat memiliki kesadaran hukum seperti itu, masyaallah. Dan Indonesia sangat berpotensi untuk seperti ini bapak-ibu,” tambahnya.

Sementara itu, para Petugas Lapas Yogyakarta terlihat antusias mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Hal ini terlihat dari keikutsertaannya dengan khidmat dari awal hingga akhir acara. Kegiatan ditutup dengan doa bersama. (TPH)

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Skip to content