Pembinaan WBP Lapas Yogyakarta Dinilai Berhasil, Baznas DIY Siap Lanjutkan MoU

 Pembinaan WBP Lapas Yogyakarta Dinilai Berhasil, Baznas DIY Siap Lanjutkan MoU

Ketua dan Wakil Ketua Baznas DIY tengah menyimak hafalan Alquran dari salah seorang WBP Lapas Yogyakarta. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta menerima kunjungan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) D.I. Yogyakarta, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. didampingi Wakil Ketua II Baznas, H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. pada Senin (20/12).

Kedatangan para unsur pimpinan Baznas ke Lapas ini dalam rangka monitoring terkait kegiatan Madrasah yang menjadi konsentrasi pembinaan Agama Islam bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

Secara langsung tim ini melihat pendidikan Agama Islam bagi WBP di Madrasah dan Masjid Al-Fajar Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Bangunan dengan tiga ruang kelas tersebut diramaikan WBP yang khusyuk belajar mengaji dan menghafal Alquran. Sementara di  Masjid yang bersisian dengan gedung Madrasah, para WBP yang sedang menyimak kajian Alquran.

Seorang WBP tengah belajar membaca Iqra’, sementara Tim dari Baznas terlihat berada di seberang sekat memonitoring kegiatan Madrasah Al-Fajar. | Foto: Ambar Kusuma/ Humas Lapas Yogyakarta

Seluruh Pengajar didatangkan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta dipimpin oleh Makhlani, S.Ag. Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Keperawatan (Bimaswat), Sukamto kepada tim dari Baznas menjelaskan bahwa Madrasah Al-Fajar Lapas Kelas IIA Yogyakarta sudah tercatat secara resmi di Kemenag Kota Yogyakarta. Madrasah ini memberikan pelajaran bagi WBP dalam beberapa kelas seperti Iqra’, membaca Alquran, dan Hafalan Alquran serta kajian Alquran.

“Pembinaan berjalan lancar karena telah menjalin kerja sama dengan Kemenag Kota Yogyakarta dan Baznas DIY. Sudah sepantasnya kami berterima kasih kepada kedua institusi ini,” ujar Sukamto.

Pada kunjungan tersebut mereka pun dapat berbincang-bincang kepada tiga WBP dan bisa menyaksikan langsung mereka hapfal melantunkan ayat-ayat Alquran.

Kagum dengan melihat hasil pembinaan agama di Lapas ini, Puji Astuti menyatakan apresiasinya.

”Sangat senang melihat kegiatan Agama Islam di Madrasah Al-Fajar. Kiai Jazilus yang dapat menilai kemampuan para WBP, saya mendapatkan penjelasan bahwa ini sudah luar biasa. Pastinya kegiatan ini untuk peningkatan keimanan dan ketakwaan mereka sampai selesai menjalankan hukuman, dan kembali ke masyarakat menjadi orang yang lebih baik, menyadari kesalahan, dan tidak mengulangi kesalahan kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut Puji Astuti menegaskan bahwa pada tahun 2022 Baznas DIY tidak hanya akan membantu Lapas Kelas IIA Yogyakarta, tetapi akan membantu seluruh Lapas dan Rutan se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Lapas Kelas IIA Yogyakarta sudah membuktikan bahwa pembinaan bagi WBP ini betul-betul berhasil, pungkasnya. [AK]

Tim dari Baznas DIY, Petugas Lapas, dan WBP penghafal Alquran berfoto bersama di depan gedung madrasah Al-Fajar.| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.