Pantas Menjadi Contoh, Irjen Kemenkumham Mengapresiasi Inovasi Lapas Yogyakarta

 Pantas Menjadi Contoh, Irjen Kemenkumham Mengapresiasi Inovasi Lapas Yogyakarta

Irjen Razilu memberikan keterangan pers usai mewisuda santri WBP Lapas Wirogunan Yogyakarta.| Foto: Reka/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA- Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Razilu, melakukan kunjungan kerja di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta pada Kamis (10/3).
Di hadapan para wartawan, Irjen mengapresiasi Lapas Wirogunan Yogyakarta atas kreatifitas dan inovasi yang telah dilakukan.

“Lapas Wiro, Kalapasnya sangat kreatif. Ini agak berbeda, tidak semua lapas bisa seperti ini tergantung Kalapasnya. Ada beberapa inovasi dan kreatifitas seperti Assessment Center, Pabrik Bakpia Mbah Wiro 378, Sanggar Seni Gamelan, dan pemugaran bangunan heritage. Tadi juga saya mewisuda santri, luar biasa sudah 6 kali wisuda,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Irjen Razilu juga menyampaikan bahwa Lapas Wirogunan juga pantas menjadi percontohan Lapas lain dalam hal pembinaan dan inovasinya.

“Lapas Kelas IIA Yogyakarta, atau yang sering disebut Lapas Wirogunan ini pantas untuk menjadi contoh lapas-lapas yang lain untuk melakukan hal yang serupa,” ungkap Irjen.

Irjen Razilu saat memberikan pengarahan kepada para ASN Kemenkumham dari Aula Gevangenis van Wirogunan Lapas Yogyakarta.| Foto: Reka/ Humas Lapas Yogyakarta

Dalam kesempatan itu, Irjen Razilu memberikan arahan kepada para pegawai Lapas Wirogunan dengan tajuk Inspektorat Jenderal Menyapa, Mengajarkan, dan Menyadarkan (3M) Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia D.I. Yogyakarta pada khususnya dan ASN Kemenkumham pada umumnya.

Kegiatan pengaraham 3M oleh Irjen tersebut dilaksanakan di Aula Lapas Yogyakarta dan diikuti secara virtual seluruh ASN Kemenkumham se-Indonesia. Irjen menyampaikan 3M adalah sebuah pendekatan dalam upaya meningkatkan kompetensi kompetensi intelektual, kompetensi emosional, dan kompetensi spiritual sehingga dapat mencetak insan pengayoman yang jauh lebih baik lagi yang memiliki dasar dalam menjadi bagian dalam Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam kegiatan ini turut hadir Inspektur Wilayah II, Ahmad Rifai, Inspektur Wilayah IV, Budi Ateh, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Budi Argap Situngkir, Kepala Divisi Pemasyarakatan, GAP. Suwardani dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se- DIY. [TPH]

Irjen Razilu saat mengunjungi ruang Assessment Center Lapas Kelas IIA Yogyakarta didampingi Kalapas.| Foto: Reka/ Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.