Meski Ruang Gerak Terbatas, ‘Siswa’ Lapas Yogyakarta Bertekad Sekolah Sampai Lulus

 Meski Ruang Gerak Terbatas, ‘Siswa’ Lapas Yogyakarta Bertekad Sekolah Sampai Lulus

Siswa Pendidikan Kesetaraan WBP Lapas Yogyakarta, tampak serius mengikuti pelajaran pada awal semester genap.| Foto: Ambar/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Memasuki tahun ajaran baru, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Yogyakarta yang mengikuti pendidikan kesetaraan Paket B dan C kembali belajar di kelas, Senin (16/1). Sebelum pelajaran dimulai, para ‘siswa’ menerima pembagian rapor semester ganjil. Raut muka bahagia tampak pada hari pertama itu setelah melihat hasil nilai yang memuaskan.

“Sekolah beneran ini kita Pak!?,” celetuk salah satu dari siswa tersebut.

Merespon celetukan tersebut, Pengelola Pembinaan Kepribadian, Ambar Kusuma, selaku Wali Siswa yang membagikan rapor, menyemangati para WBP untuk menyelesaikan sekolahnya.

“Itu bukti kalian memang sekolah, jadi bertekadlah sekolah sampai lulus,” tuturnya.

Pada  hari pertama semester genap tahun ajaran 2022/2023 ini mereka belajar matematika bersama tutor dari SKB Kota Yogyakarta, Herda. Pelajaran Matematika hari itu membahas Persamaan Linier.

Tampak antusias, tidak ada satu pun dari delapan siswa yang enggan menjawab soal matematika di hadapan mereka. Seluruhnya ingin dapat menjawab, bahkan bertanya kepada teman di sampingnya bila mulai kebingungan. Pak Herda, demikiam para siswa memanggil tutornya, pun mendekati untuk membantu agar siswanya paham.

“Hari pertama yang menyenangkan bagi saya dalam mengajar di Lapas Wirogunan (Lapas Kelas IIA Yogyakarta) setelah liburan sekolah. Mereka antusias mengerjakan soal dan seperti ada rasa kangen untuk  kembali belajar setelah liburan. Semoga antusias mereka untuk bersekolah terus terjaga,” ujar Herda penuh harap.

Menanggapi hal itu, Ambar yang juga tutor, menyampaikan keseriusan Lapas Yogyakarta dalam pembinaan intelektual kepada WBP, terutama melalui pendidikan.

“Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan merupakan  jawaban Lapas Wirogunan dalam pemenuhan kebutuhan pembinaan intelektual bagi WBP. Pada saat ini terdapat delapan siswa belajar di Lapas Wirogunan, yang terdiri dari satu siswa kelas delapan, lima siswa kelas sepuluh dan dua siswa kelas dua belas. Mereka secara resmi menjadi warga belajar SKB Kota Yogyakarta, dan dalam proses belajar mengajar didatangkan Tutor dari SKB untuk mengajar di Lapas Wirogunan,” jelasnya.

Menutup siang itu, sebagai hadiah dan tanda syukur karena para siswa WBP mendapatkan nilai baik di semester ganjil, Ambar memberikan makanan ringan untuk disantap bersama.

“Ini kerennya sekolah di lapas,  gurunya malah yang suka kasih makanan,” kata MN, salah satu WBP disambut tawa oleh WBP lainnya.
[AK]

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Skip to content