LAPORAN HASIL SURVEI

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhannya. Survei IKM bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja unit pelayanan secara berkala sebagai bahan untuk menetapkan kebijakan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik selanjutnya.

Sedangkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) merupakan hasil survei kuantitatif terhadap stakeholder yang terkait dengan suatu instansi Pemeritahan. Indeks IPK memiliki skala antara 0 yang artinya sangat korup sampai dengan 100 yang artinya sangat bersih.

Berikut adalah hasil survei IKM dan IPK Lapas Kelas IIA Yogyakarta;


2021

IKM – IPK Bulan Januari 2021 (pdf) UNDUH

IPK-IKM JANUARI LAPAS YOGYA

***

IKM – IPK Bulan Februari 2021 (pdf) UNDUH

IPK-IKM PEBRUARI LAPAS YOGYA

***

IKM – IPK Bulan Maret 2021 (pdf) UNDUH

IPK-IKM MARET LAPAS YOGYA

***

IKM Triwulan II 2021 (pdf) UNDUH

LAP IKM Triwulan II 2021

 

2020

Berdasarkan survei Balitbang Kemenkumham terkait IPK dan IKM Lapas Kelas IIA Yogyakarta pada tri wulan kedua ini, telah memenuhi standar minimum, dimana untuk IKM tercapai nilai 18,66 (sangat baik/A) dari standar minimal 16. Sedangkan IPK diperoleh nilai 14,12 (sangat baik/A) dari standar minimal 13,5.

Hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) JUNI 2020

Berdasarkan survei Balitbang Kemenkumham terkait IKM Lapas Kelas IIA Yogyakarta pada tri wulan ketiga, telah memenuhi standar minimum, dimana untuk IKM tercapai nilai 19,71 (sangat baik/A). Sebagaimana data berikut:


2019

Diagram hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2019