Lapas Yogyakarta Turut Serta Hidupkan Panti Asuhan, Kumham Peduli Lanjut Lagi

 Lapas Yogyakarta Turut Serta Hidupkan Panti Asuhan, Kumham Peduli Lanjut Lagi

Pegawai Lapas Yogyakarta dan Anak Asuh Panti Asuhan beserta pengurus berfoto bersama usai serah-terima bingkisan. | Foto: Ambar Kusuma/ Humas Lapas Yogyakarta

BANTUL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta menggelar Bakti Sosial ke Panti Asuhan Al-Dzikro dan Panti Asuhan Yapitu Al-Huda Rabu (08/09). Dalam kegiatan ini, bingkisan berupa sembako dan uang tunai disalurkan.

Kedua panti asuhan yang beralamat di Desa Wukirsari, Kepanewonan Imogiri, Kabupaten Bantul tersebut, dikunjungi 10 orang pegawai usai mengumpulkan bantuan sosial yang diperoleh secara sukarela.

Dengan menggunakan kendaraan dinas Trans Pemasyarakatan, rombongan yang dikoordinatori oleh Pengolah Data Laporan Keamanan dan Ketertiban, Marwan Fauzi, menuju lokasi.

“Turunnya level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) memantabkan rekan-rekan untuk berbakti sosial,” jelasnya.

Sesampainya di Panti Asuhan Al-Dzikro mereka disambut Haji Abdul Wahab sebagai pembina panti beserta para anak asuh.

Dalam membuka pembicaraan, Marwan menyampaikan bahwa selain melaksanakan tugasnya sehari-hari para pegawai Lapas Yogyakarta sebisa mungkin meluangkan waktu melakukan kegiatan sosial. Terlebih pada masa Pandemi Covid-19, kegiatan bakti sosial lebih ditingkatkan, dan kegiatan ini sejalan dan merupakan kelanjutan dari program “Kumham Peduli”.

Para pegawai Lapas Yogyakarta disambut dengan baik oleh pengurus dan anak asuh dalam melaksanakan Bakti Sosial Program Kumham peduli. | Foto: Ambar Kusuma/ Humas Lapas Yogyakarta

Menanggapi hal tersebut, pembina panti asuhan menjelaskan ada 28 orang anak yang diasuh di dalam panti serta ada puluhan lagi yang disantuni tetapi tetap tinggal dengan orang tuanya.

“Keberadaan panti bisa terus berjalan karena ada orang-orang baik seperti Bapak Ibu yang mau menyalurkan santunan, sehingga harapan anak-anak ini untuk mengejar cita-citanya tetap hidup. Untuk itu sudah sepantasnya kami menyatakan rasa terima kasih atas kunjungan dan bantuan sosial dari Lapas Kelas IIA Yogyakarta,” ungkap Haji Abdul.

Selanjutnya, sebelum pemberian bingkisan berupa sembako dan uang tunai, salah seorang Tim Humas Lapas Yogyakarta, Ambar Kusuma menyampaikan sosialisasi hukum kepada anak-anak panti dengan tema ‘Anak Berhadapan dengan Hukum’.

Mereka dijelaskan tentang tindak pidana yang bisa dilakukan oleh anak dan juga akibatnya berupa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak.

Turut Serta Hidupkan Panti Asuhan
Selesai kunjungan di Panti Asuhan Al-Dzikro, perjalanan dilanjutkan ke Panti Asuhan Yapitu Al-Huda. Seperti di yayasan sebelumnya, di panti ini rombongan juga disambut oleh para pengurus dan anak-anak panti. Haji Suratman Kepala Panti Asuhan Yapitu Al-Huda menyatakan rasa syukur atas kedatangan rombongan dari Lapas Yogyakarta.

Ia juga menceritakan terkait pendiriam panti yang diawali dengan modal ‘bismillah’. Selanjutnya masyarakat, organisasi sosial, Pemerintah termasuk Lapas Yogyakarta adalah pihak yang menghidupkan panti sehingga anak-anak bisa hidup layak dan melanjutkan sekolah dan belajar agama. Disampaikan pula bahwa ada 65 anak di Panti Asuhan Yapitu Al-Huda berasal dari berbagai daerah.

“Dua puluh enam diantaranya diasuh di dalam panti, sisanya mereka disantuni dan tetap tinggal dengan orang tua. Panti Asuhan Yapitu Al-Huda terus berbenah hingga dapat predikat ‘Akreditasi A’ oleh Dinas Sosial Bantul, dan optimis untuk selalu amanah dalam mengasuh anak-anak yang kurang beruntung,” pungkasnya. [AK, HT]

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.