Sabtu, 26 September 2020 - 05:56 WIB

Lapas Yogyakarta Memasuki Babak Baru dalam Pembinaan di Era New Normal

Bertempat di Aula Sasana Krida Wiraguna Lapas Yogyakarta, Pendidikan dan Pelatihan Agrobisnis Pertanian Perkotaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Yogyakarta resmi dibuka oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) D.I. Yogyakarta, Gusti Ayu Putu Suwardani pada Rabu (22/7).

Kegiatan yang dihadiri juga oleh perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-DIY dan Instruktur dari KTNA “Kontak Tani Nelayan Andalan” Kota Yogyakarta, Susilowati, ini sekaligus menandai dimulainya era new normal pembinaan kemandirian bagi WBP Lapas Yogyakarta setelah vakum beberapa waktu lalu karena wabah Coronavirus disease (COVID-19) yang tengah melanda.

Mengawali sambutannya Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Yogyakarta, Satriyo Waluyo menjelaskan bahwa peserta pembinaan kemandirian diberikan kepada warga binaan yang diasesmen dan telah menjalani pidana ½ dari masa pidananya untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan kerja.

“Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk menjadikan warga binaan yang mandiri,” kata Satriyo.

Dilanjutkan sambutan dari Kadivpas Gusti Ayu meminta pembinaan kemandirian yang dilaksanakan tetap mematuhi protokol kesehatan. Era new normal disebutnya menuntut semua orang untuk beradaptasi dengan terus menjaga produktivitas serta kesehatan diri dan orang lain secara bersamaan dan berkesinambungan.

“Kita pahami bersama bahwa kelancaran pembinaan kemandirian WBP merupakan hal yang sangat penting karena menyangkut bekal kehidupan mereka ketika bebas kelak. Semua akan sia-sia jika terjadi penularan COVID-19. Kegiatan pembinaan kemandirian otomatis akan dihentikan kembali,” tuturnya.

Selanjutnya Ia juga berpesan kepada WBP peserta pembinaan kemandirian agar menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Bekal pengetahuan yang didapat diyakini Kadiv PAS akan bermanfaat bagi para WBP, terutama ketika telah bebas.

“Tunjukkan kalian bisa berkarya walaupun di tengah pandemi seperti sekarang. Saya harap ketika bebas kalian bisa menjadi pribadi yang mandiri, bahkan bisa memberi manfaat bagi keluarga, dan orang-orang di sekitar,” kata Gusti Ayu.

Acara berakhir ditandai penyematan tanda peserta kepada perwakilan WBP oleh Kadiv PAS didampingi Kalapas Yogyakarta dan instruktur. Terpantau, acara berjalan dengan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

HT

Filed in: Kabar Penjara Juli 2020

No comments yet.

Leave a Reply