Jumat, 27 November 2020 - 21:16 WIB

Lapas Wirogunan Sigap Laksanakan Apel Pagi Serentak

101_6265

Berdasarkan surat Sekretaris Jenderal nomor.SEK.UM.01.01-76 tanggal 01 April 2016 perihal Pelaksanaan Apel Pagi Serentak, segenap pegawai Lapas Wirogunan Yogyakarta pada hari Senin (04/04/2016) dengan sigap melaksanakan apel tersebut.

Tidak ada kesulitan berarti, karena kegiatan apel telah dilaksanakan secara teratur oleh para pegawai, baik mereka yang bertugas sebagai staf maupun yang ditempatkan pada regu pengamanan. Hal yang membedakan pada apel pagi kali ini adalah adanya Amanat Menteri Hukum dan HAM RI yang dibacakan langsung oleh Zaenal Arifin, Kepala Lapas Wirogunan.

Amanat itu berisi tentang ajakan seluruh pegawai di jajaran Kemenkumham RI untuk meguatkan “Kapasitas Diri” dalam semangat Kami PASTI. Hal ini dilatarbelakangi dengan selain adanya beberapa prestasi yang telah dicapai Kemenkumham RI seperti penghargaan dari KemenPAN dan RB berupa “Inovasi di Bidang Layanan Publik Kenotariatan”, dan juga adanya masalah yang terjadi yang perlu penanganan serius seperti pristiwa Kebakaran Lapas di Bengkulu.

Para peserta apel terus menyimak apa yang diamanatkan Menteri Hukum dan HAM RI, yang juga mengulas tentang empat hal agar pegawai dan institusi mampu bertahan secara signifikan dan tidak tergilas oleh jaman, yaitu pertama merubah Mindset hidup yang “apa adanya” menjadi “Harus bagaimana”. Kedua, memanfatkan pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang, agar berdampak kepada kehidupan yang semakin mensejahterakan,. Ketiga, peningkatan performa organisasi di era ini adalah keniscayaan, oleh karenanya dituntut untuk bekerja lebih cerdas dan lebih keras lagi, dan menggelorakan semangat juang yang tinggi, untuk terus berkontribusi. Keempat, mampu menjawab setiap tantangan dan hambatan menjadi peluang dan kesempatan dalam semangat Kami PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif).

Pada amanat terakhir, disinggung masalah terkait narkoba, yang dengan tegas mengajak untuk membrantas penyalahgunaan narkoba secara tuntas, dan pegawai Kemenkumham yang berani bermain-main dengan narkoba, tidak segan-segan akan diberikan hukuman (punishment).

Ambar Kusuma

Filed in: Kabar Penjara April 2016

No comments yet.

Leave a Reply