Selasa, 22 September 2020 - 18:58 WIB

Lapas Wirogunan Bersama Dharma Wanita Pengayoman dan Baitul Mal Muamalat Lakukan Sosialisasi dan Bakti Sosial

Memperingati hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, Tim Kerja
Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Lapas
Wirogunan Yogyakarta bersama Dharma Wanita Pengayoman serta Baitul Mal
Muamalat DIY pada hari Kamis (13/08/2020) menyelenggarakan Sosialisasi dan Bakti
Sosial di Desa Purwomartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman DIY.
Kegiatan bakti sosial merupakan salah satu agenda rutin dari Dharma Wanita
Pengayoman unit Lapas Wirogunan Yogyakarta dan Baitul Mal Muamalat DIY. Berkat
usul Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Lapas Wirogunan Penyelenggaraan bakti
sosial dapat dilaksanakan bersama di di desa Purwomartani.
Bertempat di SD IT Ukhuwah Islamiyah, suharno Ketua RW setempat
menyatakan terimakasih kepada Lapas Wirogunan dan Baitul Mal Muamalat yang telah
memberikan sumbangan kepada warga yang tidak mampu. Ketua RW menedaskan
bahwa mereka yang menerima bantuan adalah warganya yang menghadapi kesulitan
ekonomi, terlebih di masa pandemic covids-19.
Daru dari Baitul Mal Muamalat menyatakan bahwa organisasinya merasa
senang karena pada kegiatan kali ini dapat dilakukan bersama Lapas Wirogunan.
Dihadapan masyarakat Daru mengatakan bahwa beberapa petugas Lapas selama ini
menjadi pendukung kegiatan Baitul Mal Muamalat, dan berharap dukungan ini terus
berlanjut.
Ambar Kusuma dari tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Lapas Wirogunan
menjelaskan kepada masyarakat tentang keberadaan Lapas Wirogunan yang berfungsi
sebagai tempat narapidana dibina. Ambar menginformasikan bahwa Lapas bukan
tempat penyiksaan, tetapi justru berupaya agar narapidana yang sedang menjalankan
pidana dapat menyadari kesalahannya dan tidak melakukan tindak pidana kembali,
serta memberikan pembinaan sebagai bekal bagi narapidana bila telah bebas.
“Di Lapas Wirogunan ada masjid dan gereja untuk beribadah sesuai agama yang
mereka anut, ada madrasyah Quran, bahkan mereka yang ingin sekolah juga bisa
mengikuti pendidikan kesetaraan Kejar Paket. Latihan ketrampilan seperti las,
pertukangan, pertanian juga ada,” Ambar Kusuma mencontohkan kegiatan pembinaan
di Lapas Wirogunan.
Tegas Ambar menjelaskan bahwa seluruh kegiatan di Lapas Wirogunan adalah
gratis. Lapas Wirogunan tidak melakukan pungli, tidak ingin ada korupsi . Masyarakat
diminta untuk melakukan pengaduan bila ada pungli,gratifikasi, korupsi, ataupun
percaloan di Lapas Wirogunan.
Diakhir sosialisasinya Ambar mengatakan,”Bila Ibu dan Bapak akan berkunjung
atau membesuk ke Lapas Wirogunan tidak usah takut. Kami akan melayani dengan
senang hati dan tidak dipungut biaya, termasuk di tempat parkir kendaraan. Anak ibu
yang sudah kuliah ingin melakukan penelitian atau magang, kami persilahkan,juga
tanpa biaya.”
Bakti Sosial diakhiri dengan pemberian bingkisan kepada warga masyarakat
yang mengalami kesulitan ekonomi.
(AK13082020)

Filed in: Kabar Penjara Agustus 2020

No comments yet.

Leave a Reply