KPKNL Yogyakarta Apresiasi Kinerja Pengelolaan BMN Lapas Yogyakarta

 KPKNL Yogyakarta Apresiasi Kinerja Pengelolaan BMN Lapas Yogyakarta

Kepala Lapas Yogyakarta, Arimin (kanan) bersama Kasi PKN KPKNL Yogyakarta secara simbolis memusnahkan BMN di halaman dalam Lapas Yogyakarta. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) dengan Nilai Perolehan Rp900.000.000, 00 pada Rabu (1/12).

Pemusnahan tersebut dilaksanakan dalam rangka tertib administrasi pengelolaan barang milik negara pada lapas tersebut.

Kegiatan pemusnahan dihadiri oleh tamu undangan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta.

Kepala Seksi PKN KPKNL Yogyakarta, Wahyu Rinaryadi saat menyampaikan sambutannya. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Yogyakarta, Arimin menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN), Wahyu Rinaryadi.

“Kami sampaikan terima kasih, apresiasi yang luar biasa kepada Pak Wahyu dan jajaran yang berkenan hadir. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu menyatakan bahwa kegiatan ini sudah sesuai peraturan yang ada.

“Apa yang akan dilaksanakan Pak Kalapas Yogyakarta dan jajaran ini sudah memenuhi unsur-unsur tertib administrasi atas pengelolaan aset yang kita terapkan sekarang ini,” ungkapnya.

Proses penandatanganan Berita Acara Pemusnahan BMN oleh Kepala Lapas Yogyakarta. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Lebih lanjut Ia juga mengapresiasi kinerja Lapas Yogyakarta dalam hal pengelolaan BMN.

“Kami memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada Lapas Yogyakarta, mengingat pemusnahan ini merupakan hal yang pertama kali dilakukan oleh satker-satker non Kejaksaan, Bea Cukai, dan dari Kepolisian. Karena yang biasa dimusnahkan adalah aset-aset dari rampasan, seperti itu,” ujarnya.

Selain itu, Wahyu juga mengungkapkan bahwa Ia sangat mendukung pelaksanaan peremajaan siklus aset, Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti disini saja dan merekomendasikan agar semua barang-barang yang rusak berat segera dihapuskan.

“Tujuannya tidak lain adalah untuk menjaga siklus pengelolaan BMN tetap berlangsung. Dengan penghapusan kita akan membutuhkan peremajaan aset, membutuhkan pengadaan yang baru.
Jangan khawatir, yang terpenting kita sudah melakukan prosedur, sesuai ketentuan, proses penghapusan merupakan muara dari pengadaan aset yang baru,” pungkasnya. [HT]

Proses pemusnahan disaksikan oleh KPKNL Yogyakarta. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.