Senin, 28 September 2020 - 05:48 WIB

Kesempatan Kedua itu Ada di Lapas Wirogunan

15/04/2017) adalah hari pertama bagi Wulan dan Egi menghadapi soal-soal ujian negara. Keduanya merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Wirogunan yang mengikuti program Pendidikan Kesetaraan Paket C (setara SMA).

Duduk bersisian dengan jarak yang agak jauh, keduanya asik mengerjakan soal-soal yang ada di hadapannya. Parwoto dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mandiri Yogyakarta, dan Ambar petugas Lapas Wirogunan  menjadi pengawas dalam ujian nasional tersebut.

Beberapa hari sebelum ujian nasional, keduanya terus berlatih menjawab soal-soal matematika dibawah bimbingan relawan bernama Tangguh, yang memegang predikat Sarjana dengan bidang studi Matematika” di Universitas Negeri Yogyakarta.

Buat Wulan, ini adalah ujian kedua baginya, setelah dua tahun lalu ketika masih sekolah di SMK sempat mengikuti ujian negara di sekolahnya, tetapi dinyatakan tidak lulus karena tersandung kasusnya melakukan tindak pidana. Sedangkan Egi adalah WBP yang berhenti sekolah di SMK ketika menduduki kelas 3 SMK.

Justru di Lapas Wirogunan mereka dapat melanjutkan sekolah. Kesempatan kedua bagi keduanya dalam menyelesaikan pendidikan setara SLTA ini tidak disia-siakan. Tidak peduli mereka harus belajar dengan kondisi terisolir dari masyarakat luar dan dipagari dengan empat sisi tembok tinggi.

Pada ujian negara kali ini pun mereka berada di ruang sempit yang juga di kelilingi tembok tinggi. Penuh percaya diri dan bersikap jujur diperlihatkan kedua WBP ini. Tidak sekalipun mereka saling bertanya kepada teman sebelahnya, juga tidak membawa contekan.

Kedua WBP Lapas Wirogunan ini patut diacungkan jempol dalam upayanya menyelesaikan pendidikan Kesetaraan Paket C. Tampak pancaran rasa senang mereka memperoleh kesempatan kedua, dan itu ada di lapas Wirogunan.

Ambar Kusuma

Filed in: Kabar Penjara April 2017

No comments yet.

Leave a Reply