Selasa, 11 Mei 2021 - 18:41 WIB

Kerjasama di Bidang Asimilasi WBP, Lapas Yogyakarta Gandeng Dinsosnakertrans

Bertempat di Ruang Parikesit Lantai III Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Wachid Kurniawan Budi Santosa, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) bersama Sukamto, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimaswat) Lapas Yogyakarta berkoordinasi dengan pihak Dinsosnakertrans pada Kamis (04/02).

Pertemuan ini membahas permohonan perpanjangan kerja sama asimilasi kerja sosial Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)

Kedatangan perwakilan lapas tersebut disambut baik oleh Esti Setyarsi, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta.

Mengawali pembicaraan, Sukamto menyampaikan bahwa WBP penghuni Lapas Yogyakarta terdiri dari kasus tindak pidana umum dan tindak pidana khusus.

“Salah satu bagian dari tindak pidana khusus adalah tindak pidana korupsi yang mana setelah menjalani 2/3 masa pidana dapat mengikuti program Pembebasan Bersyarat (PB) apabila telah melaksanakan asimilasi kerja sosial,” ujar Sukamto.

“Oleh karena itu pihak lapas melaksanakan koordinasi ini untuk memperpanjang kerja sama asimilasi kerja sosial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Tindak Pidana Korupsi,” kata Wachid menambahkan.

Heri Supriyanto selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar Budhi Dharma menanggapi bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Lapas Yogyakarta sejak tahun 2014.

“Pelaksanaan asimilasi kerja sosial selama ini terlaksana dengan baik dan aman, nantinya WBP akan dipekerjakan dengan melaksanakan beberapa kegiatan sosial di UPT Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar Budhi Dharma dengan sasaran orang lanjut usia, tentunya dengan pengawalan dan pengawasan langsung dari pihak Lapas Kelas IIA Yogyakarta,” ujar Heri.

Sementara itu Dyah, Staff Sub Bag Kerja sama Daerah Bagian Perekonomian dan Kerja sama, memberikan arahan bahwa pengusulan program kerja sama dapat diakses melalui website https://sites.google.com/view/kerja sama-jogjakota/home sehingga akan mempermudah dalam penginputan dan pengolahan dokumen yang dibutuhkan.

“Proses penagajuan dan contoh berkas apa saja yang diperlukan sudah terdapat di dalam Website untuk menjadi acuan dalam pengajuan program kerja sama,” kata Dyah.

Esty menutup rakor dengan harapan bahwa Lapas Kelas IIA Yogyakarta dapat mempertahankan kerja sama dengan Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta secara keberlanjutan dan sinergi yang semakin baik.

“Sehingga kedepannya akan lebih banyak lagi inovasi-inovasi kerjasama di berbagai macam bidang,” pungkas Esty.

Koordinasi berjalan dengan baik, diakhiri dengan foto bersama dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Reporter: RAP
Penulis: DPH
Editor: HT

Filed in: Kabar Penjara Februari 2021

No comments yet.

Leave a Reply