Sabtu, 26 September 2020 - 00:25 WIB

Kasubsi Bimaswat Lapas Wirogunan Ajak WBP Merawat Sarana Milik Negara

Hari Kamis dan masih pagi (30/11/2017), Tim Satgas Kamtib Lapas Wirogunan Yogyakarta melakukan operasi di blok E hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebuah blok yang seluruh WBP-nya aktif mengikuti kegiatan di bengkel kerja atau menjadi tamping kerja.

Satu persatu tanpa terkecuali badan WBP diperiksa anggota tim Satgas Kamtib. Sementara kamar-kamar yang ada di blok E digeledah oleh anggota tim yang lain.

Para WBP diperintahkan untuk berkumpul teratur di depan blok hunian untuk mendapat pengarahan. Tampilah di depan mereka Diah Rosanita, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat) menyampaikan informasi terkait pelayanan perawatan bagi WBP.

“Kalian di Lapas Wirogunan mendapatkan pembinaan dan pelayanan perawatan. Salah satunya adalah mendapatkan makan secara layak. Itu semua diberikan negara gratis. Padahal di luar sana banyak orang yang menderita kelaparan karena mereka miskin. Untuk itu saya minta kalian bersyukur kepada Allah, karena justru di tempat ini kalian tidak kelaparan walau yang kalian makan bukan makanan mewah. Kedatangan kalian di Lapas Wirogunan bukan atas undangan kami, tetapi sebagai bentuk pertanggungjawaban kalian karena berdasarkan putusan Hakim kalian dinyatakan bersalah dan harus menjalankan pidana penjara.”

“Saya mengajak  kalian untuk ikut merawat fasilitas yang diberikan negara. Contohnya rantang makan dari plastik. Ada beberapa kejadian, rantang plastik sedikit demi sedikit dirusak untuk kalian jadikan bahan bakar. Walau sederhana, rantang plastik itu milik negara, kalian hanya punya hak menggunakan. Jadi tidak boleh dirusak apalagi dijadikan bahan bakar.”

“Demikian juga dengan kasur atau matras yang diberikan, tolong isi matras yaitu busanya jangan kalian ambil, sehingga matras tinggal kulitnya saja.”

“Merusak dengan sengaja berarti kalian melanggar disiplin. Kelak bila kalian bebas maka segala perlengkapan milik negara yang kalian gunakan harus dikembalikan.”

Singkat informasi yang disampaikan Kepala Subsi Bimaswat kepada WBP, dan WBP tetap menunggu hingga operasi di dalam kamar selesai.

(AK 30112017)

 

Filed in: Kabar Penjara November 2017

No comments yet.

Leave a Reply