Jelang Akhir Tahun, Lapas Yogyakarta Ikuti Apel Kesiapan Pegawai

 Jelang Akhir Tahun, Lapas Yogyakarta Ikuti Apel Kesiapan Pegawai

Kalapas dan jajarannya berada di baris terdepan saat mengikuti Apel Kesiapan Pegawai Kemenkumham tahun 2021.| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Mendekati pergantian tahun, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia menggelar Apel Kesiapan Pegawai Akhir Tahun 2021 pada Rabu (22/12). Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Unit Eselon I, dan seluruh Kantor Wilayah, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) se- Indonesia.

Di tingkat UPT, Kepala Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo, beserta seluruh pegawai mengikuti kegiatan tersebut melalui Aplikasi Zoom di Aula Lapas.

Kepala Lapas Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo (ketiga dari kanan) bersama jajarannya mengikuti Apel Kesiapan Pegawai di Aula Lapas. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Dalam amanatnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham, Andap Budhi Revianto, selaku pembina apel menyampaikan beberapa hal yang harus disikapi secara nyata di lapangan.

Pertama yang menjadi perhatiannya terkait varian baru Covid-19. Ia berpesan agar seluruh pegawai tetap menjaga kesehatan serta mematuhi protokol kesehatan.

“Pesan yang harus diterima oleh rekan-rekan semua adalah kita harus sehat! Kita harus tetap produktif, kita selaku insan pengayoman sudah sepatutnya mengikuti aturan-aturan hukum yang ada, semua ini tidak lain hanyalah untuk keselamatan kita bersama karena ‘Salus Populi Suprema Lex Esto‘, keselematan rakyat merupakan hukum tertinggi”, pesannya.

Lebih lanjut, Andap Budhi menyoroti masalah keamanan. Ia berpesan agar selalu mengawasi seluruh kegiatan dan memperkuat personel dengan ditunjang sarpras dan arahan yang tepat.

“Tolong dipahami konsep pengamanan. Untuk para pimpinan berikan arahan yang jelas, siapa berbuat apa, bertanggung jawab pada siapa, bagaimana cara bertindaknya, baik dalam keadaan biasa maupun keadaan luar biasa. Intinya adalah, dalam implementasi keamanan harus aman, kondusif tidak terjadi hal-hal yang sebetulnya tidak perlu terjadi,” ujarnya.

Pegawai Lapas Yogyakarta dengan tertib mengikuti jalannya apel pagi itu.| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Selanjutnya Sekjen mengingatkan kepada para peserta apel terkait kontingensi. Kontingensi adalah bentuk rencana yang tidak ada dalam tahap perencanaan, namun telah diprediksi atau diperkirakan tentang apa yang akan dilakukan oleh pemimpin. Hal ini Ia contohkan seperri kewaspadaan terhadap bahaya musibah atau bencana alam.

“Perlu semuanya disiapkan, disesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana tidak gopoh. Mari kita tingkatkan kesiapsiagaan dan bangun komitmen untuk menanggulangi bencana,”pesannya.

Selanjutnya mengenai Resolusi Kemenkumham tahun 2022 tidak lupa juga Ia utarakan.

“Semoga kita semua semakin PASTI dalam implementasi tugas pembinaan dan operasional di lapangan dalam mewujudkan Indonesia Baru yang lebih baik lagi. Menjadi Insan Pengayoman yang lebih baik. Lebih disiplin, lebih semangat, dan lebih sehat,” pungkasnya.

Mengakhiri amanatnya, Sekjen mewakili Menkumham mengucapkan Selamat Hari Ibu dan Selamat Natal bagi jajaran Kemenkumham yang merayakan. Apel pagi itu diakhiri dengan menyanyikan Mars Kemenkumham RI. [HT]

Apel pagi itu dipusatkan di Jakarta, segenap Pegawai Lapas Yogyakarta mengikuti secara daring.| Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.