Internalisasi Tupoksi, Kalapas: Tumbuhkan Kedisiplinan di Hati Nurani

 Internalisasi Tupoksi, Kalapas: Tumbuhkan Kedisiplinan di Hati Nurani

YOGYAKARTA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Yogyakarta, Arimin, melakukan internalisasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepada para pegawai di Aula Sasana Krida Wiraguna, Sabtu (13/2).

Kalapas mengemukakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana komunikasi dan koordinasi. Arimin juga menyampaikan bahwa kedisiplinan menjalankan tupoksi adalah titik awal mencapai tujuan organisasi.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan masih adanya tunjangan kinerja (tunkin) pegawai terpotong oleh Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Simpeg Kumham) merupakan sebuah indikasi adanya permasalahan.

“Bisa jadi ini karena kelalaian. Seperti keterlambatan, tidak rekam kehadiran, tidak mengisi jurnal harian, dan tidak finger print pulang. Hal itu sebenarnya merugikan kita sendiri,” ujar Arimin.

Berangkat dari permasalahan ini, Arimin menyoroti kedisiplinan pegawai yang dirasa masih harus ditingkatkan. Ia berpandangan bahwa kedisiplinan adalah hal yang harus dimiliki oleh pegawai.

“Kedisiplinan itu mutlak dimiliki setiap pegawai, harus tumbuh dalam diri, di dalam hati nurani, karena manfaatnya juga akan kembali ke kita sendiri,” tuturnya.

Penulis: HT

Tim Humas L'WIRO

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.