Ikut Wisuda, WBP Lapas Yogyakarta Raih Gelar Sarjana

 Ikut Wisuda, WBP Lapas Yogyakarta Raih Gelar Sarjana

Ilustrasi: istimewa

Ilustrasi: istimewa

YOGYAKARTA – DS, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Yogyakarta pada Sabtu (27/02) pagi melaksanakan wisuda sarjana di dalam lapas. WBP yang tercatat sebagai mahasiswa di salah 1 universitas di Yogyakarta tersebut harus menyelesaikan skripsi di balik tembok lapas.

Sebuah perjuangan yang tidak mudah bagi DS dalam menyelesaikan setiap bab dari skripsi. Dia sangat berterimakasih kepada pihak universitas dan Lapas Yogyakarta yang memberi kesempatan untuk menyelesaikan pendidikannya.

Berawal dari keluhannya yang diutarakan kepada Wali Pemasyarakatan, Ambar Kusuma, terkait studinya yang tinggal skripsi serta ketakutannya akan didrop out oleh universitas bila tidak segera menyelesaikan kuliahnya, maka Wali Pemasyarakatan tersebut pun meneruskan kepada Sukamto, selaku Kepala Sub Seksi Bimbingan dan Keperawatan (Kasubsi Bimaswat).

Menyadari itu suatu yang penting bagi WBP, Kasubsi Bimaswat selaku utusan dari Lapas Yogyakarta menghubungi pihak universitas agar mahasiswanya yang  menjadi binaan Lapas Yogyakarta dapat menyelesaikan pendidikannya.

“Pembinaan intelektual merupakan bagian dari pembinaan kepribadian bagi WBP. Oleh sebab itu Lapas Kelas IIA Yogyakarta merespon cepat ketika ada Warga binaannya yang ingin menyelesaikan kuliahnya,” Sukamto memberi penjelasan.

Lebih lanjut Sukamto menyampaikan bahwa Lapas Yogyakarta sangat memberikan perhatian terhadap pembinaan intelektual. Terbukti sudah bertahun-tahun Lapas Yogyakarta menyelenggarakan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, yang bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Yogyakarta, dan setiap tahun ada WBP yang lulus sekolah baik itu Paket B maupun Paket C.

Arimin Kepala Lapas Yogyakarta memberikan aprisiasi kepada DS, dan berharap apa yang telah dicapainya menjadi contoh bagi WBP lain.

DS menyampaikan rasa syukurnya yang tidak terhingga bisa menyelesaikan pendidikan. “Allah sayang dengan saya, karena menempatkan saya di dekat orang yang mengerti pentingnya pendidikan. Sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya menjadi sarjana di dalam lapas,” ungkap dia.

Penulis: AK

Editor: HT

Tim Humas L'WIRO

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.