ICRC Berikan Bantuan Pencegahan Covid-19 kepada Lapas KelasIIA Yogyakarta

 ICRC Berikan Bantuan Pencegahan Covid-19 kepada Lapas KelasIIA Yogyakarta

Sebanyak enam orang delegasi Regional Komite Internasional Palang Merah
(ICRC) didampingi Deddy Eduar Eka Saputra Kepala Seksi Kerja Sama Luar Negeri
Dirjen Pemasyarakatan pada hari Selasa (01/12/2020) mengunjungi Lapas Kelas IIA
Yogyakarta. Organisasi ini memberi bantuan pencegahan penularan covid-19 kepada
Lapas Kelas IIA Yogyakarta berupa masker, sarung tangan, thermometer tubuh,
handsanitizer, cairan disinfektan, sprayer (semprotan), dan sabun, serta poster.
Delegasi yang dipimpin oleh Daisuke Shibasaki ini menjelaskan bahwa ICRC
merupakan organisasi international yang bergerak memberi bantuan kemanusiaan
kepada masyarakat termasuk Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan.
Dihadapan Satriyo Waluyo, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta
Daisuke Shibasaki menyatakan harapan ICRC agar bantuan yang mereka berikan
dapat bermanfaat bagi seluruh pegawai dan warga binaan Pemasyarakatan (WBP) di
Lapas Kelas IIA Yogyakarta dalam mencegah penularan covid-19, serta berharap
bantuan kemanusiaan ke Lapas Kelas IIA Yogyakarta dapat terus berlanjut.
Satriyo Waluyo pun menjelaskan bahwa Lapas Kelas IIA Yogyakarta sudah
memiliki pengalaman dalam melakukan pencegahan penularan covid-19 serta dalam
menangani pegawai yang terpapar covid-19. Banyak yang telah dilakukan Lapas Kelas
IIA Yogyakarta dalam melakukan pencegahan covid-19, seperti penyediaan blok isolasi
bagi WBP, memberi vitamin dan masker kepada pegawai dan WBP, melakukan
penyemprotan disinfektan secara teratur, dan melakukan test covid beberapa kali
kepada seluruh pegawai dan WBP.
Satriyo Waluyo menegaskan ketika dirinya dan beberapa pegawai terpapar
covid-19, Lapas Kelas IIA Yogyakarta walau sempat panik tetap sigap dalam
menangani yang tertular, dan meningkatkan disiplin dalam mencegah penularan covid-
19. Perlindungan kepada seluruh WBP dilakukan secara maksimal, seperti membatasi
petugas bertemu langsung dengan WBP, kunjungan masyarakat diganti dengan video
call, dan sebagainya. Terakhir seluruh WBP dan pegawai kembali dilakukan test covid
dan hasilnya tidak ada yang reaktif, termasuk yang melakukan test swab hasilnya pun
negatif.
Delegasi ICRC mengucapkan terimakasih karena kunjungan mereka diterima
baik oleh Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Bahkan satu orang dari Korea Selatan
menyatakan kekagumannya karena baru pertama kali mengunjungi penjara.
(AK 01122020)

Tim Humas L'WIRO

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.