Gelora Anti Narkoba Menggema di Lapas Yogyakarta

 Gelora Anti Narkoba Menggema di Lapas Yogyakarta

Petugas Lapas Yogyakarta dan Warga Binaan memekikkan yel-yel ‘War on Drugs’ atau perang melawan narkoba secara kompak dan bersemangat. | Foto: Istimewa

YOGYAKARTA – Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus digelorakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta. Kepala Lapas, Soleh Joko Sutopo, memimpin 550 orang yang terdiri dari 128 Petugas Pemasyarakatan dan 428 warga binaan menyanyikan ‘Mars Anti Narkoba’ pada Selasa (24/1).

“Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat, musuh kita semua. Mari kita perangi, marilah kita basmi sampai ke akar-akarnya,” demikian sepenggal lirik lagi yang dinyanyikan keluarga besar Lapas Yogyakarta.

Bertempat di Lapangan Tenis Oemar Seno Adji Lapas Yogyakarta, Lapas Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Gema Anti Narkotika yang diprakarsai Badan Narkotika Nasional (BNN). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 BNN RI, sekaligus pemecahan rekor MURI dengan menyanyikan Mars BNN ‘Anti Narkoba’ terbanyak se-Indonesia.

“Kami mendukung sekali kegiatan tersebut, sudah menjadi komitmen kami dalam implementasi 3+1 Kunci Pemasyarakatan Maju dan back to basic, dua diantaranya yaitu pemberantasan peredaran gelap narkoba, dan sinergi APH. Dan juga kami sebagai Lapas Bersinar, bersih dari narkoba, turut serta dalam pencegahan dan pemberantasannya,” tegas Soleh pada Senin (16/1).

Kegiatan diawali dengan pembacaan komitmen keikutsertaan Lapas Kelas II A dalam kegiatan Gema Anti Narkotika oleh Kepala Lapas.

Usai pembacaan komitmen dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars BNN ‘Anti Narkoba’ secara serentak, kemudian diakhiri dengan pembentukan formasi ‘BNNK JOGJA’ serta meneriakkan yel-yel War on Drugs.

Warga Binaan dan Petugas Lapas Yogyakarta membentuk formasi sebagai dukungan pemberantasan narkoba di Indonesia. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Untuk diketahui, kegiatan Gema Anti Narkotika merupakan salah satu bentuk perang terhadap narkoba melalui strategi soft power approach, di mana BNN mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, instansi pendidikan, pelajar, maupun mahasiswa untuk bersama menyatakan perang terhadap narkoba melalui sebuah nyanyian.

Dilansir dari laman BNNK Yogyakarta, pesan dan nilai yang terkandung pada lagu Mars Anti Narkoba diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat dalam menggelorakan perang melawan narkoba untuk mewujudkan Indonesia Bersinar akronim dari Bersih dari Narkoba. [HT]

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Skip to content