Gandeng Baznas DIY, Lapas Yogyakarta Gelar Pengajian untuk WBP

 Gandeng Baznas DIY, Lapas Yogyakarta Gelar Pengajian untuk WBP

YOGYAKARTA – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta berkesempatan menerima pembinaan kepribadian dalam bentuk pengajian pada Jumat (10/12). Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al-Fajar Lapas Yogyakarta itu, bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi D.I. Yogyakarta.

Pada pembukaan acara, Ketua Takmir Masjid, Satria memaparkan kegiatan-kegiatannya bersama WBP lainnya selama menjalani pembinaan di Lapas Yogyakarta. Mulai dari Kegiatan Madrasah Al-Fajar terdiri dari Kelas Iqro, Kelas Quran, Hafalan dan kajian Quran, serta pengajian khataman Quran setiap Hari Jumat.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpul Baznas DIY, H. Munjahid tengahbmenyampaikan tausiahnya. | Foto: Ambar Kusuma/ Humas Lapas Yogyakarta

Memasuki acara inti, Wakil Ketua I Bidang Pengumpul Baznas DIY, H. Munjahid selaku penceramah pagi itu, mengapresiasi lengkapnya pembinaan Agama Islam di Lapas Yogyakarta. Ia juga mengajak para WBP untuk melupakan masa lalu dengan memperbaiki akhlak dan tingkah laku, serta bertobat dengan berjanji tidak mengulangi kesalahan dan memperbanyak amal saleh.

“Buatlah target, yang tidak muluk-muluk, di masa depan untuk menjadi orang yang berguna, seperti sabda Nabi Muhammad SAW ‘Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain’. Bila belum dapat memberikan banyak manfaat, setidaknya berusaha jangan sampai menyusahkan orang lain,” ajak Munjahid.

Lebih lanjut H. Munjahid menguraikan bahwa bermanfaat itu dapat diawali dari berguna bagi diri sendiri, lalu bagi orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara, serta berguna bagi agama. Ia juga menegaskan bahwa seorang anak tidak boleh berlaku kasar kepada kedua orang tua.

“Keridaan Allah SWT tergantung keridaan orang tua, dan kemurkaan Allah SWT juga tergantung pada kemurkaan orang tua, maka seorang anak sudah sepatutnya berbakti kepada kedua orang tua, baik ketika masih hidup atau sudah tiada,” tegasnya.

Setelah vakum berbulan-bulan pengajian kembali digelar di Masjid Al Fajar Lapas Yogyakarta.| Foto: Ambar Kusuma/ Humas Lapas Yogyakarta

Sementara itu, Pengelola Pembinaan Kepribadian Lapas Yogyakarta, Agus Tri Wijaya bersyukur lantaran tausiah yang lama tidak diselenggarakan karena wabah Covid-19 hari ini kembali digelar.

“Alhamdulillah tausiah kali ini disampaikan langsung  pengurus utama Baznas DIY, yang selama ini mendanai kegiatan Madrasah Al-Fajar Lapas Yogyakarta, semoga berkelanjutan demi pengembangan pembinaan Agama Islam bagi WBP,” harapnya.

Kegiatan yang diikuti hampir seluruh WBP muslim itu berjalan dengan lancar hingga menjelang waktu Salat Jumat. [AK]

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.