Jumat, 27 November 2020 - 20:29 WIB

Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI Berkunjung ke Lapas Yogyakarta

Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Zaenal Arifin tengah memberikan penjelasan kepada Handoyo Sudradjat  dirjen pemasyarakatan kemenkumham pada jumat (6/6) mengenai penggunaan kotak saran di dalam blok hunian WBP sebagai sarana menjaring masukan terhadap proses pembinaan. Foto: Ambar Kusuma

Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Zaenal Arifin tengah memberikan penjelasan kepada Handoyo Sudradjat Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI pada Jumat (6/6) mengenai penggunaan kotak saran di dalam blok hunian WBP sebagai sarana menjaring kritik dan saran terhadap proses pembinaan. Foto: Ambar Kusuma

Jumat pagi sekitar pukul tujuh pada tanggal 06 Juni 2014 Handoyo Sudrajat, Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI berkunjung ke Lapas Yogyakarta di damping Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Kepala Devisi, dan para Kepala UPT, serta beberapa pejabat pusat. Setibanya di Lapas Yogyakarta, Dirjen Pemasyarakatan langsung menuju ruang pendaftaran pengunjung dan Informasi bagi masyarakat.  Dengan ramah Quraannisa, salah satu petugas pendaftaran menerima para tamu. Pada kesempatan tersebut Dirjen Pemasyarakatan bersimulasi seakan hendak mengunjungi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Tanpa ragu Nisa mempersilahkan duduk, dan menanyakan siapa yang akan dikunjungi, dan juga meminta kartu identitas. Dengan sopan pula meminta tamu untuk difoto, cekatan jarinya mengetik huruf-huruf di keyboard. Hingga kurang lima menit pendaftaranm selesai, dan memberikan formulir kunjungan ke Dirjen Pemasyarakatan. Ada tawa disimulasi tersebut, karena yang akan dikunjungi Dirjen Pemasyarakatan adalah Kepala Lapas.

Diruang pendaftaran terdapat pula contoh hasil penggeledahan berupa barang-barang larangan yang dimiliki para WBP, sebagai informasi kepada masyarakat bahwa benda-benda tersebut tidak boleh dimiliki WBP. Baik tata cara pendaftaran maupun contoh penggeledahan keduanya diberikan masukan positif oleh Dirjen Pemasyarakatan.

Selanjutnya para tamu memasuki Lapas dan disambut oleh Bambang Sulistiyono, selaku Komandan Regu Pengamanan untuk memberikan laporan. Balai Pengobatan adalah tempat yang dituju. Dokter Novita dan para perawat juga menyambut para tamu, dan langsung ke bangsal WBP yang mengidap sakit. Dirjen Pemasyarakatan langsung melakukan wawancara kepada WBP, dan memberikan semangat kepada mereka.

Dirjen Pemasyarakatan selanjutnya menuju blok hunian wanita, dan disambut oleh para petugas blok dan WBP. Tampak oleh Dirjen antrian panjang WBP yang ingin mandi. Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, menjelaskan hal tersebut terjadi karena blok ini memang sudah over kapasitas.

Ada beberapa  tempat lagi yang akan dikunjungi Dirjen Pemasyarakatan, seperti Rutan Yogyakarta, dan Rupbasan Yogyakarta. Oleh sebab itu Dirjen Pemasyarakatan menyudahi kunjungan di Lapas Yogyakarta. Jabatan tangan dan foto bersama dilakukan kepada para staf Lapas Yogyakarta sebelum Dirjen Pemasyarakatan berpamitan. (AK06062014)

Filed in: Kabar Penjara Juni 2014

No comments yet.

Leave a Reply