Dikunjungi Bupati Bantul, Warga Binaan Lapas Yogyakarta Mendapatkan Wejangan Berharga

 Dikunjungi Bupati Bantul, Warga Binaan Lapas Yogyakarta Mendapatkan Wejangan Berharga

Bupati Bantul, H. Abdul Salim Muslih, tengah menyampaikan wejangannya kepada para WBP Lapas Yogyakarta. Salah satu pesan yang disampaikan adalah agar tetap optimis. | Foto: Tika/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Bupati Kabupaten Bantul, H. Abdul Salim Muslih, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta pada Jumat (17/12). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan memberikan penguatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Yogyakarta yang sedang menjalani pembinaan.

Bertempat di Masjid Al Fajar Lapas Yogyakarta, Bupati Bantul diterima langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo. Dalam sambutannya Kalapas menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Bupati Bantul yang telah berkenan mengunjungi dan bersilaturahmi dengan kami di Lapas Kelas IIA Yogyakarta,” ujar Kalapas.

Kalapas Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo tengah menyampaikan sambutannya. | Foto: Ambar/ Humas Lapas Yogyakarta

Lebih lanjut Kalapas juga menyampaikan bahwa Lapas Yogyakarta berkomitmen membekali WBP dengan pembinaan keagamaan sebelum kembali di tengah masyarakat melalui Madrasah Alquran Al- Fajar.

“Lapas Kelas IIA Yogyakarta memberikan pembinaan kepribadian dengan menekankan bidang keagamaan untuk teman-teman Warga Binaan. Kami juga sudah ada Madrasah yang telah tercatat di Kemenag Kota Yogyakarta untuk memfasilitasi dan belajar  Alquran,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Bantul memberikan motivasi kepada para WBP.

“Jika Panjenengan semua berada di Lapas ini divonis bersalah, jadi santai saja temenya banyak. Jadi jangan merasa berdosa, bersalah dan berlarut-larut. Jadikan ini menjadi instrospeksi dan pembelajaran,” jelas Bupati Bantul.

Lebih lanjut Bupati Bantul juga berpesan kepada WBP untuk tetap optimis.

“Getun yo getun, menyesal ya menyesal tetapi jangan sampai rasa itu mengekang kita untuk mempunyai optimisme. Apalagi di Lapas Wirogunan ini mempunyai Madrasah. Ini untuk membina dan memberikan pendidikan yang sangat baik. Jadi sepulang dari sini besok, jangan menjadi orang yang paling jelek, hilangkan. Podo wae, semua punya salah tetapi ada yang ketahuan ada yang belum ketahuan. Jadi ayo tetap optimis,” jelas Bupati.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan Bupati Bantul juga mengunjungi Bengkel Kerja, tempat untuk membina kemandirian WBP Lapas Yogyakarta. [TPH]

Sebelum meninggalkan Lapas, Bupati Bantul, H. Abdul Salim Muslih, menyempatkan mengisi buku tamu di portier Lapas Yogyakarta. | Foto: Husni/ Humas Lapas Yogyakarta

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Skip to content