Kamis, 1 Oktober 2020 - 02:11 WIB

Buktikan Hasil Belajar, WBP Lanjut Usia Lapas Wirogunan Ikut Lomba Adzan


Masih di tengah pandemi Covid-19, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)
Lapas Wirogunan Yogyakarta, selain dengan petugas masih belum bisa melakukan
kontak langsung dengan masyarakat, baik itu keluarga, pembimbing agama, guru
pendidikan kesetaraan, maupun instruktur pembinaan kemandirian.
Walau demikian pembinaan bagi WBP bukan berarti berhenti. Madrasyah Alfajar
yang merupakan wadah bagi WBP Lapas Wirogunan untuk mendalami pengetahuan
agama bagi yang beragama Islam pada hari Selasa (7/7/2020) menyelenggarakan
lomba adzan untuk membuktikan kemampuan mereka setelah dilatih pembimbing
agama.
Satu demi satu secara tertib dua puluh enam WBP yang menjadi peserta
mengemungandangkan adzan. Diantara mereka yang sebagian besar masih muda
tampak beberapa WBP yang telah lanjut usia. Agus Triwijaya Pembina agama Islam
menjelaskan bahwa awalnya mereka yang lanjut usia pun belum bisa adzan. Walau
masih ada yang belum hapal, keberanian mereka mengikuti lomba harus diacungkan
jempol. Benar saja diantara mereka yang telah lanjut usia di tengah-tengah adzan lalu
berhenti dengan gugup karena lupa. Adzan pun diulang dengan diperbolehkan
membaca teks. Itupun tidak lancar dan membuat peserta malah memutar-mutarkan
tubuhnya dan tertawa sendiri, sehingga suasa menjadi pecah. Tidak hanya itu,
beberapa peserta kurang tenang dan ingin segera selesai, sehingga diakhir kalimat
beberapa kali kehabisan napas, suasana pun kembali pecah.
Lomba adzan ini merupakan bagian dari pembinaan, Agus Triwijaya pun pun
beberapa kali mengulas penampilan peserta. Adab, Markhot, harkat dalam adzan pun
dijelaskan dan melakukan pembetulan atas kekeliruan peserta, karena target dari
kegiatan ini, para WBP dapat melakukan adzan secara baik dan benar. Tujuannya
selain untuk menjadi muadzin di masjid Al-Fajar Lapas Wirogunan, kelak bila sudah
kembali di tengah masyarakat mereka dapat menjadi muadzin di mesjid dekat mereka
tinggal. Kepada WBP lanjut usia, Agus pun memberikan pujian, karena tidak mengenal
kata terlambat untuk belajar dan menjadi lebih baik.
(AK 07072020)

Filed in: Kabar Penjara Juli 2020

No comments yet.

Leave a Reply