Minggu, 29 November 2020 - 02:17 WIB

Blusukan Kepala Lapas Yogyakarta

Zaenal Arifin, Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta tengah meninjau salah satu blok hunian WBP pada Kamis (12/6). Foto: Ambar Kusuma

Zaenal Arifin, Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta tengah meninjau salah satu blok hunian WBP pada Kamis (12/6). Foto: Ambar Kusuma

Blusukan ke seluruh area lapas merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh Zaenal Arifin, Kepala Lapas Yogyakarta, seperti yang dilakukan pada Hari Kamis pagi (12/6). Kegiatan diawali dengan meninjau hunian WBP di blok E, diikuti oleh Tri Ari Astuti (Kasub Bag TU), Ganif Efendi (Kasi Giatja), Mahrus (Kasi Minkamtib), Suwanjono (Kasubsi Bimkemaswat), Novita (dokter), Sunardi (perawat), Ambar dan Danang (tim PPID), dan Sugiharjana (Komandan Rupam).

Kepala lapas memperhatikan kamar hunian, halaman, dan kolam ikan yang ada sebagai penghias taman. Kondisi Blok E dinilai relatif baik, lain ketika meninjau Blok D dimana lantai teras tampak kumuh. Tamping dan beberapa WBP dinasehati untuk menjaga kebersihan, dan berpesan kepada komandan rupam agar WBP digerakan untuk menjaga kebersihan. Di blok D juga didapati ada lampu penerangan yang mati. Beberapa temuan yang perlu ditangani dicatat oleh Danang untuk diidentifikasi. Rasa senang terpancar melihat tanaman sawi dan sayuran lain tumbuh di lahan yang ada.

Kepala Lapas cukup puas ketika meninjau blok F dan H yang cukup bersih. Hanya saja ketika melewati tanah kosong dekat Blok G, tampak banyak tumbuhan liar yang harus dibersihkan. Adapun penataan taman di antara  blok H dengan masjid dinilai belum tertata dengan baik. Melihat ini Kepala Lapas mengatakan kepada kasi giatja agar WBP digerakan untuk membersihkan dan menata taman.

Peninjauan terakhir menuju gereja dan dapur. Tampak taman gereja yang sudah tertata dengan baik dan tampak bersih, dan ketika di dapur terlihat para tamping diawasi petugas dapur sedang beraktifitas mengolah makanan untuk santapan siang. Kepala lapas melihat ada beberapa yang harus disediakan, seperti tudung penutup makanan agar tidak dihinggapi lalat. Kepala lapas meminta kasi giatja untuk membuatkan tudung penutup makanan. Di halaman dapur kepala lapas juga meminta pohon bambu yang sudah tumbuh tinggi agar segera dirapikan. Blusukan berakhir dengan beberapa catatan agar dapat segera ditindaklanjuti. (AK 12062014)

Filed in: Kabar Penjara Juni 2014

No comments yet.

Leave a Reply