Berkomitmen Kelola Anggaran Tepat Sasaran, Kalapas Yogyakarta Ikuti Arahan Sesditjenpas

 Berkomitmen Kelola Anggaran Tepat Sasaran, Kalapas Yogyakarta Ikuti Arahan Sesditjenpas

Kalapas Kelas IIA Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo (tengah) mengikuti kegiatan ‘Penguatan Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2022 dan Penyusunan Analisa Kebutuhan Anggaran Tahun Anggaran 2023’ secara virtual. | Foto: Tika/ Humas Lapas Yogyakarta

YOGYAKARTA – Bertempat di Ruang Rapat, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Yogyakarta, Soleh Joko Sutopo, mengikuti kegiatan ‘Penguatan Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2022 dan Penyusunan Analisa Kebutuhan Anggaran Tahun Anggaran 2023’ bagi Satuan Kerja Unit Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) pada Senin (20/12). Dalam kegiatan yamg diikuti secara virtual itu, Ia didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Urusan kepegawaian dan Keuangan, Pejabat Pembuat Komitmen, dan Pengelola Keuangan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman dan implementasi redesain sistem perencanaan dan penganggaran dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) khususnya pada lingkup kerja Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kalapas Yogyakarta didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Urusan kepegawaian dan Keuangan, Pejabat Pembuat Komitmen, dan Pengelola Keuangan. | Foto: Tika/ Humas Lapas Yogyakarta

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Sub Direktorat Anggaran Bidang Hukum DJA, Yuni Gunarti; Koordinator Penerapan dan Penegakan Hukum dan HAM Kementerian PPN/Bappenas, Tanti Dian Ruhama; serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), Heni Yuwono yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya Sesditjenpas menyampaikan bahwa adanya analisis kebutuhan anggaran yang tidak tepat, mengakibatkan tercapainya kinerja yang buruk yang akan berdampak pada kualitas pelayanan publik.

“Analisa kebutuhan anggaran yang tidak tepat berdampak pada capaian kinerja yang buruk, maka kualitas pelayanan publik juga rendah,”jelasnya.

Lebih lanjut Ia menghimbau untuk mendasari peningkatan kualitas perencanaan dengan semangat ‘Back to Basics’.

“Seluruh unsur Pemasyarakatan dihimbau untuk melaksanakan peningkatan kapasitas dan kualitas perencanaan dan penganggaran, dengan semangat melaksanakan program ‘Back to Basics’, yang terdiri dari:

1. Memahami kaidah perencanaan, penganggaran, pelaksanaan anggaran, dan pengelolaan BMN;

2. Melakukan internalisasi terhadap target kinerja yang melekat pada alokasi anggaran masing-masing Satuan Kerja;

3.Menyusun road map penjabaran rencana strategis Satuan Kerja seperti kebutuhan anggaran, SDM, sarana prasarana, dan regulasi internal

4. Perencanaan penganggaran terhadap program atau kegiatan unggulan Satuan Kerja; serta

5. Melaksanakan evaluasi perencanaan dan pelaksanaan anggaran sebagai dasar penyusunan perencanaan anggaran.
Kepala Satuan Kerja memiliki peran yang penting dalam mempertanggung jawabkan seluruh dokumen usulan kebutuhan anggaran, sehingga penting bagi Pimpinan untuk memahami betul apa-apa yang dibutuhkan pada Satuan Kerjanya,” ungkap Heni.

Kalapas dan jajarannya tengah menyimak ulasan melalui aplikasi Zoom.| Foto: Tika/ Humas Lapas Yogyakarta

Usai sambutan Sesditjen, kegiatan dilanjutnya dengan Penguatan Penyusunan Analisa Kebutuhan Anggaran Tahun Anggaran 2023 oleh Kepala Sub Direktorat Anggaran Bidang Hukum DJA Kementerian Keuangan RI, Yuni Gunarti. [TPH]

Tim Humas Lapas Yogyakarta

https://lapaswirogunan.com

correctional officers

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.