Rabu, 19 Desember 2018 - 09:14 WIB

WBP Lapas Wirogunan Ikut Pecahkan Rekor Dunia Senam Poco-Poco Nusantara

Minggu pagi (05/08/2018), Matahari baru memulai memancarkan sinar, tampak di tanah lapang  dua puluh Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Yogyakarta dengan semangat mengenakan kaos merah dipadu dengan celana training hitam. Mereka antusias berpartisipasi sebagai bagian dari pemecahan Rekor Dunia “Senam Poco-Poco Nusantara tahun 2018”. Sebuah kegiatan yang berpusat di Jakarta dengan melibatkan  lebih dari 65.000 peserta, serta didukung oleh para narapidana/tahanan di Lapas/Rutan seluruh Indonesia.

Selesai gladi Satriyo Waluyo Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta memberikan pengarahanan, “Gerakan kalian sudah baik dan kompak, saya suka melihat ini. Tetapi satu yang saya pinta, kalian jangan tegang. Kegiatan ini dibuat santai dan menyenangkan. Karena itu jangan pasang muka seram. Tersenyum itu lebih baik.”

Sekitar pukul 06.46 WIB dan dikomandoi langsung dari Jakarta dengan diiringi lagu Poco-Poco yang langsung dikumandangkan oleh Radio Republik Indonesia, para WBP dengan semangat melakukan gerakan senam Poco-Poco dengan formasi piramid. Melalui media teleconference dan dibantu oleh layar lebar, maka tampak mereka senam diwaktu yang bersamaan dengan para WBP  di seluruh Indonesia.

Para WBP Lapas Kelas IIA Yogyakarta melakukan senam dengan semangat, karena menyadari bahwa apa yang WBP lakukan juga dilakukan oleh ribuan orang di luar tembok Lapas. Cukup apik para WBP melakukan senam Poco-Poco. Mereka dapat melakukan gerakan yang sama sesuai irama musik dan didukung dengan semangat yang tinggi.

Satriyo menjelaskan bahwa senam Poco-Poco ini merupakan instruksi dari Dirjen Pemasyarakatan untuk tercatat dalam rekor dunia serta untuk menyemarakan Asian Games yang berlangsung pada bulan Agustus di Jakarta dan Palembang

Tugas melaksanakan senam Poco-Poco diselesaikan dengan baik oleh WBP. Tidak percuma beberapa hari berlatih senam Poco-Poco. Selain itu tubuh semakin bugar pun mereka peroleh. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini didukung oleh Pembina di subsi Bimaswat yang mengajarkan mereka senam Poco-Poco, Pegawai Urusan Umum yang menyediakan sarana prasarana, dan tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Lapas Yogyakarta yang menyiapkan perlengkapan IT dan merekam serta memotret WBP bersenam Poco-Poco.

(AK 06082018)

Filed in: Kabar Penjara Agustus 2018

No comments yet.

Leave a Reply