Jumat, 10 Juli 2020 - 10:07 WIB

Sri Udiyati, Perempuan Perkasa Lapas Wirogunan Terima Penghargaan Purna Pengayoman

 

 

Sri Udiyati, perempuan usia 58 tahun telah tuntas menyelesaikan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sosok kecil yang memiliki keberanian dalam menjalankan tugas ini telah mengabdi selama 37 tahun. Dua puluh tahun Udiyati, panggilan akrabnya, bertugas di Kementerian Sosial, dan Tujuh belas tahun bertugas di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Kedisiplinannya dalam bertugas bisa menjadi contoh bagi pegawai lainnya. Hadir di kantor selalu diawal waktu, bahkan pada tahun 2017 dan disisa pengabdiannya pada tahun 2018 tidak sekalipun terlambat dalam masuk kerja. Begitu pun kehadirannya di layanan kunjungan tempat Udiyati  bertugas,  datang lebih awal sebelum pegawai lain datang.

Bulan Februari tahun 2018 Udiyati, perempuan perkasa dari Lapas Kelas IIA Yogyakarta sesuai peraturan yang berlaku berhenti dalam pekerjaannya karena memasuki masa pensiun. Sebagai penghargaan dalam menjalankan tugas, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan tanda mata berupa “Piagam Penghargaan Purna Pengayoman”, yang diterimanya tepat pada penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Dharma Karyadhika tahun 2018 di Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

Heriyanto, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik yang mewakili kalapas, bertugas sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Dharma Karyadhika tahun 2018 mengucapkan terimakasih kepada Udiyati yang telah mengabdi dengan baik di Kementerian Hukum dan HAM, serta menyatakan bahwa penghargaan yang diterima sebuah tanda mata dan ucapan terimakasih atas jasa-jasanya.

“Bu Udi tetap menjadi bagian dari keluarga besar Lapas Kelas IIA Yogyakarta, tali silaturahmi harus tetap kita jaga”, Heriyanto mengakhiri ucapannya.

(AK 30102018)

 

Filed in: Kabar Penjara Oktober 2018

No comments yet.

Leave a Reply