Senin, 6 Juli 2020 - 13:32 WIB

Tidak Dipungut Biaya, Warga Binaan Lebaran Daring di tengah Pandemi

Suasana Lebaran di ruang kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Yogyakarta atau Lapas Wirogunan terlihat berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, keluarga warga binaan yang ingin membesuk tidak diperkenankan untuk bertatap muka secara langsung. Hal itu guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid 19) di dalam lapas.

Kepala Lapas Wirogunan, Satriyo Waluyo menyatakan, lapas tetap berkomitmen memenuhi hak warga binaan ditengah situasi pandemi.

“Layanan kunjungan sementara dihentikan, digantikan video call (panggilan video. Red) untuk mencegah penyebaran virus dan sama sekali tidak dipungut biaya,” tegas Satriyo.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-18.OT.02.02 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Hari Raya Idulfitri 1441 H Tahun 2020 ditengah situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) pada Lapas/ Rutan/ LPKA.

Di Lapas Wirogunan pelayanan kunjungan daring melalui panggilan video dilaksanakan selama 3 hari, yaitu 24, 25, dan 26 Mei 2020.

Protokol kesehatan dan keamanan juga diterapkan dengan ketat, terlihat dengan adanya petugas yang siaga melakukan pendampingan dan pengawasan.

Seperti saat warga binaan akan memasuki ruang kunjungan, mereka diharuskan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan dilakukan pengecekan suhu badan oleh petugas kesehatan. Hal ini dimaksudkan agar kesehatan warga binaan terpantau.

Setiap warga binaan memiliki waktu 10 menit untuk melakukan panggilan video. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 15.00 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemui kendala maupun adanya gangguan keamanan.

HT

Filed in: Kabar Penjara Mei 2020

No comments yet.

Leave a Reply