Senin, 6 Juli 2020 - 12:34 WIB

Peringati Hari Keistimewaan Yogyakarta Petugas Lapas Wirogunan Kenakan Pakaian Adat Jawa

 

Kamis pagi (31/08/2017) halaman Lapas Wirogunan sudah riuh oleh para petugas yang asik berbincang-bincang dan bergurau terkait penampilan mereka kali ini. Hampir seluruh staf kantor mengenakan pakaian adat. Petugas laki-laki mengenakan baju sorjan atau lurik , sedangkan petugas perempuan mengenakan kebaya.

Waktu kerja telah masuk, mereka pun berhimpun rapi membuat barisan untuk apel pagi. Jati Suryono menjadi komandan apel, dan kali ini mengenakan bahasa Jawa. Walau bahasa ini sehari-hari digunakan, tetapi untuk acara seperti apel ternyata tidak mudah bagi sang komandan dan juga pegawai lain. Gelak tawa sering terlontar dari setiap kesalahan atau lupa mau memerintahkan apa.

Sebagai Pembina Apel Suherman, Kepala Lapas Wirogunan mengatakan, “Hari ini kita mengenakan pakaian tradisional Yogyakarta dalam rangka memperingati Penetapan Keistimewaan Yogyakarta.”

“Berpakaian adat artinya kita mempertahankan budaya Yogyakarta. Dalam perjalanannya budaya ini harus serasi dengan perkembangan teknologi. Kemajuan peradaban bukan berarti menyingkirkan budaya yang baik. Contohnya di dalam bekerja, perkembangan teknologi tidak bisa dihindarkan. Bekerja di kantor sudah menggunakan computer, menyelesaikannya dengan system aplikasi. Mengirim hasil pekerjaan melalui internet, dan sebagainya.”

“Wajar bila pegawai yang muda menguasai teknologi informatika, sehingga tidak banyak kesulitan di dalam bekerja. Lain halnya dengan dengan pegawai yang berusia lebih dari lima puluh tahun. Banyak yang gagap teknologi.”

“Silahkan yang muda-muda bekerja dengan baik dan terus mengembangkan kualitas diri, sedang bagi yang sudah berumur lebih dari lima puluh tahun bekerja dengan baik dan sebisa mungkin untuk mengikuti perkembangan yang ada sebagai tuntutan kerja.”

“Jangan lupa bersilaturahmi, berkomunikasi, bertutur, bergaul dengan tetap memperhatikan adat dimana kita tinggal, sehingga warisan budaya setempat terus berlangsung seiring dengan kemajuan jaman.”

“Selamat bekerja, mari bersenang-senang mengenakan pakaian tradisional, dan berikan layanan terbaik kepada masyarakat,” Kepala Lapas Wirogunan menutup pengarahan pada apel pagi.

(31/08/2017)

 

 

Filed in: Kabar Penjara Agustus 2017

No comments yet.

Leave a Reply