Jumat, 10 Juli 2020 - 10:18 WIB

Pengalaman Berharga Nyonya Selfi Jati Suryono

Selasa pagi (9/2/2016) sekitar pukul Sembilan, di Aula Lapas Kelas IIA Yogyakarta telah diselenggarakan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Kegiatan yang dilaksanakan sebulan sekali ini dipimpin langsung oleh Nyonya Zaenal Arifin.
Pada setiap pertemuan selain membahas arisan dan program kerja yang sudah dilaksanakan, juga diisi dengan acara tambahan, seperti demo memasak, ceramah agama, dan tata laksana rumah tangga.

Teristimewa pada pertemuan Dharma Wanita kali ini, Nyonya Jati Suryono di daulat untuk menyampaikan pengalaman hidupnya yang sedang dihadapi. Perempuan setengah baya ini mengidap penyakit kanker rahim, dan sudah bilangan tahun dia menjalankan pengobatan dan berupaya melakukan hidup sehat dengan menseleksi jenis makanan yang dikonsumsi, istirahat yang cukup, maupun kegiatan-kegiatan bermanfaat lainnya.

Di hadapan ibu-ibu Nyonya Selfi Jati Suryono menerangkan, “ Penyakit kanker sudah menjadi momok di dunia, dan setiap orang berpotensi terkena kanker.” “Ada banyak factor pencetus timbulnya kanker, dan salah satunya berasal dari makanan yang kita konsumsi.”

“Saya akui, dahulu ketika masih bekerja melakukan pola makan yang salah.”Karena dikejar target dan bekerja di luar kantor, saya sering makan dimana-mana tanpa memperhatikan kondisi hygiene dan sanitasi.” “Pokoknya lapar ya jajan saja, pengen ngemil kembali jajan, dan itu dimana saja.”

Lanjut Nyonya Selfi Jati Suryono, “Ibu-ibu harus waspada, ada beberapa pencetus timbulnya kanker yang berasal dari makanan, misalnya pengolahan makanan dengan vitsin, pewarna makanan yang tidak aman, seperti penggunaan pewarna tekstil, juga minyak goreng yang berkali-kali digunakan, termasuk makanan yang diberikan borak dan formalin.

Diakhir penjelasannya, Nyonya Selfi Jati Suryono menyarankan agar sebisa mungkin membuat sendiri makanan sehat dan mengurangi atau menghindari kesenangan membeli makanan sembarangan, dan selalu bertekad melindungi keluarga dengan pola hidup sehat.

“Lebih baik kita menghindari kanker dari pada mengobati,” kata nyonya Selfi Jati Suryono menutup cerita pengalamannya.

Ambar Kusuma

Filed in: Kabar Penjara Februari 2016

No comments yet.

Leave a Reply