Jumat, 20 September 2019 - 13:09 WIB

Lapas Yogyakarta Fasilitasi Pendidikan WBP Lewat Program Kejar Paket

Wirogunan, INFO_PAS – Ruang belajar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta dipadati belasan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (23/1). Mereka serius mendengarkan Ambar Kusuma, petugas lapas yang memberikan materi matematika. Sesekali terdengar tawa para WBP karena sang pengajar menggunakan bahasa yang menggelitik agar suasana tetap santai dan tidak membuat pusing siswanya.

Dalam mewujudkan program pendidikan, Lapas Yogyakarta bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Yogyakarta dimana WBP yang mengikuti pendidikan Kejar Paket B atau C terdaftar sebagai siswa SKB Yogyakarta.

Bahkan, dalam lima tahun terakhir Lapas Yogyakarta selalu meluluskan WBP setingkat SMP dan SMA. Tahun lalu, empat WBP lulus Kejar Paket C dan satu WBP lulus Kejar paket B. Saat ini terdapat 12 siswa yang mengikuti pendidikan. Tiga WBP terdaftar sebagai siswa Kejar Paket B dan 9 sembilan WBP terdaftar sebagai Kejar Paket C.

Sebelumnya, pada Senin (22/1) pengelola SKB Yogyakarta, Sugiharto, melakukan monitoring ke Lapas Yogyakarta untuk meninjau proses belajar Kejar Paket. Kepada Heriyanto selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik serta Diah Rosalina selaku Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Sugiharto menyatakan rasa senangnya dengan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di Lapas Wirogunan.

“SKB akan tetap menerima siswa dari Lapas Yogyakarta, bahkan bila memungkinkan akan memberikan bantuan kegiatan keterampilan kepada WBP Lapas Yogyakarta,” janjinya.

Di hadapan para WBP peserta didik Kejar Paket, Sugiharto bertutur bahwa sekolah merupakan hak seluruh warga negara. Untuk itu, SKB ada untuk menjawab hak tersebut kepada warga negara yang tidak bisa menempuh pendidikan di sekolah formal. Bahkan, di SKB orang yang sudah berusia lanjut bisa diterima.

kejar Paket di Lapas Wirogunan

Selain itu, lulusan Kejar Paket diakui setara dengan pendidikan formal. “Kalian bisa menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ingin kuliah, silakan mendaftar ke perguruan tinggi yang diinginkan. Ingin bekerja, bisa melampirkan ijazah dari SKB,” terangnya.

Pihaknya juga menerima secara terbuka para narapidana untuk belajar. “Belajarlah dengan baik di Lapas Yogyakarta. Kalian tidak perlu membayar karena negara telah membiayai kalian. Mudah-mudahan dari tempat ini kalian bisa meraih masa depan cerah,” harap Sugiharto.

Pada kesempatan yang sama, Sudi selaku motivator dari SKB mengatakan para WBP sangat beruntung bisa menempuh pendidikan Kejar Paket. Menurutnya, ini sangat berguna bagi kehidupan kedepannya.

“Saya dari desa dan mengenyam pendidikan seperti kalian. Siapa sangka saya berkesempatan kuliah di Universitas Gajah Mada. Saya akhirnya mempunyai pekerjaan yang layak. Pendidikan penting anak-anak untuk meningkatkan kualitas potensi kita. Hari ini belum terlihat manfaatnya. Insya Allah itu berguna kelak. Justru di lapas ini kalian membekali diri, baik pendidikan maupun keterampilan,” tutur Sudi.

Ia mengaku tengah memikirkan bimbingan keterampilan yangakan diberikan bagi para WBP. “Kalian juga harus semangat untuk menjadi lebih baik. Senang melihat kalian mau menempuh pendidikan Kejar Paket,” pungkas Sudi. (A)

 

Sumber : ditjenpas.go.id

Filed in: Kabar Penjara Januari 2018

No comments yet.

Leave a Reply