Senin, 6 Juli 2020 - 13:42 WIB

Lapas Wirogunan Lounching “Mbah Wiro Craft” Karya “Mary Jane” Dipasarkan

by indras

Lapas Wirogunan kembali melakukan gebrakan dengan Menjalin kerja sama bersama “Jendela Jogja” anak perusahaan dari “Margaria Group” dalam hal pemasaran produk-produk buatan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Lounching kerja sama itu dilakukan pada hari Rabu (4/5/2016) di Pusat Oleh-Oleh “Jendela Jogja”.,yang dihadiri Ety Nurbaiti, Kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY dan Heri Yudianto mantan Walikota Yogyakarta sebagai Founder Margaria Group serta Kepala UPT di jajaran Kanwil Kemenkumham DIY.

Zaenal Arifin, Kepala Lapas Yogyakarta pada acara tersebut menuturkan, “Berawal dari kegundahan mengenai banyaknya produk hasil karya WBP yang cukup beragam, tetapi bingung bagaimana cara memasyarakatkan.”

“Hal ini terjawab dengan adanya tawaran dari Margaria Group yang bersedia memberikan pelatihan kewirausahaan dan siap memasarkan produk WBP.”

“Hari ini saya merasa senang “Jendela Jogja” anak perusahaan “Margaria Group” benar-benar memberikan tempat bagi karya WBP. Terimakasih kami ucapkan kepada Keluarga Besar Margaria Group.”

Ety Nurbaiti juga mengucapkan terimakasih kepada “Margaria Group” yang telah memberikan tempat  kepada hasil karya WBP. Dipaparkannya bahwa hasil karya WBP bukan hanya tanggung jawab Lapas semata, tetapi ada tiga pihak yang bertanggung jawab, yaitu Pembina, narapidana, dan masyarakat. “Margaria Group adalah wakil masyarakat yang peduli kepada hasil karya WBP.

Arif Nurbawanto, Direktur Bisnis Margaria Group merespon pernyataan Zaenal Arifin, dan Ety Nurbaiti dan menyatakan, “Kami siap membantu dan melatih membuat produk, juga memasarkan hasil karya Narapidana. Berharap kerja sama ini berlanjut dan saling bekerja sama.”

Selesai acara serimonial para undangan melihat produk karya WBP Lapas Wirogunan yang diberi label “Mbah Wiro Craft”. Para pebisnis memang handal Dalam memasarkan produk. Ety Nurbaiti, Zaenal Arifin, dan para undangan begitu tertegun melihat produk “Mbah Wiro Craft” yang disusun begitu apik dan menarik di salah satu counter “Pusat Oleh-Oleh Jogja”.

“Jadinya bagus ya!” seru Zaenal Arifin. “Kalo di Lapas kayaknya biasa aja. Ilmu ini yang kita belum punya, cara menampilkan dan memasarkan,” tambahnya.

“Ini dia yang laku dijual!” Seru Zaenal Arifin lagi sambil menunjuk tas kado yang bertuliskan “Produk Mary Jane” Narapidana hukuman mati dari Filipina yang memang selalu menjadi buah bibir.

Suatu kebanggaan bagi keluarga besar Lapas Wirogunan kembali dapat menggandeng pengusaha  untuk berpartisipasi memberikan pembinaan bagi WBP.

Ambar Kusuma & Indras

Filed in: Kabar Penjara Mei 2016

No comments yet.

Leave a Reply