Senin, 6 Juli 2020 - 11:49 WIB

Koperasi KPPDK Lapas Yogyakarta Selenggarakan Pendidikan dan Pelatihan untuk Anggota

Anggota Koperasi Yogyakarta antusias menyimak pemaparan Widodo, pebisnis dari Ajitek Agromediasindo mengenai usaha semut kroto pada Rabu (27/8).

Anggota Koperasi Yogyakarta antusias menyimak pemaparan Widodo, pebisnis dari Ajitek Agromediasindo mengenai usaha semut kroto pada Rabu (27/8). Foto: Tim PPID

Selama dua hari berturut pada tanggal 26 sampai dengan 27 Agustus 2014, Koperasi Pegawai Pengayoman Departemen Kehakiman (KPPDK) Lapas Yogyakarta menyelenggarakan diklat bagi 18 orang anggotanya. Zaenal Arifin, Kepala Lapas Yogyakarta sekaligus Pembina Koperasi KPPDK dalam sambutannya menyatakan rasa bangga karena koperasi KPPDK banyak kegiatan secara regular untuk anggota. Program tersebut diantaranya beasiswa, kegiatan sosial, dan kali ini diklat. Harapannya KPPDK dapat mengangkat seorang karyawan untuk membantu penyelenggaraan kegiatan usaha.

Soeyatno, Ketua Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia Kota Yogyakarta dalam sambutannya menanggapi sambutan Zaenal dengan mengatakan,

“Pendidikan koperasi merupakan salah satu prinsip utama koperasi demi kepentingan kelanjutan koperasi. Maju mundurnya koperasi tergantung kualitas sumber daya manusia.”

Diklat hari pertama belajar secara teori tentang Pembukuan Akuntansi Terbaru dan Perpajakan Terbaru. Sedangkan pada hari kedua para peserta diklat  mengunjungi tempat usaha Ajitek Agromediasindo untuk melihat langsung budi daya semut kroto, jahe merah, dan ternak kambing tanpa angon dan ngarit.

Widodo, pebisnis dari Ajitek Agromediasindo memberikan pemaparan dengan santai dan jelas, yang membuat para peserta ingin tahu banyak. Para peserta dijelaskan bahwa peluang bisnis semut kroto dan jahe merah sangat menjanjikan.

“Di awal usaha istri saya marah, karena saya mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk usaha semut kroto. Kenyataannya, saat ini rejeki saya ternyata lewat semut, dan nilainya hingga jutaan. Baru kemarin dari Jawa Timur memesan semut kroto senilai tujuh puluh dua juta rupiah”, papar  Widodo memotivasi peserta. (AK 28082014)

Filed in: Kabar Penjara Agustus 2014

No comments yet.

Leave a Reply