Kamis, 9 Juli 2020 - 08:25 WIB

Kepala Lapas Wirogunan Yogyakarta Berikan Penguatan Kepada Tim Kerja Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM

 

Usulan Lapas Wirogunan Yogyakarta sebagai salah satu institusi di jajaran Kanwil Kemenkumham Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) membuat lembaga ini terus menggeliat melakukan pembenahan-pembenahan, baik di faktor pengungkit maupun di faktor hasil.

Agar terus terpacu pada hari Sabtu (19/07/2019) Satriyo Waluyo, Kepala Lapas Wirogunan memberikat penguatan kepada Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBK) Lapas Wirogunan Yogyakarta.

Andreas Wisnu Saputro selaku ketua Tim Kerja mengawali acara dengan mengulas hasil kerja  setiap Pokja yang diperoleh dari penilaian internal di Kementerian Hukum dan HAM Pusat di Jakarta. Dikatakannya bahwa di setiap kelompok ada yang telah memperoleh nilai maksimal, tetapi ada juga yang belum maksimal.

Satriyo Waluyo pun memberi penguatan bahwa di komponen pengungkit nilai B yang diperoleh harus dipacu untuk memperoleh A, sedangkan yang memperoleh nilai C bahkan D harus segera diketahui kekurangan dan penyebabnya untuk segera dibenahi.

Ulasnya dengan tegas, “Kita harus bekerja secara terpadu, saling mendukung dan jangan hanya memikirkan pokjanya saja, karena pokja satu dengan yang lain saling berkaitan. Sedangkan untuk komponen ‘hasil’ kita lakukan perbaikan sarana prasarana pelayanan, kita tingkatkan mutu pelayanan secara professional dan jangan lupa bersikap ramah, senyum dan sapa kepada masyarakat atau pengunjung”

Tambahnya lagi, “Kemampuan-kemampuan Saudara harus disinergikan sehingga mendapatkan hasil yang membanggakan untuk kita semua. Jangan hitung-hitungan waktu dalam bekerja. Tunjukan dedikasi dan loyalitas Saudara-Saudara terhadap lembaga tempat kita bekerja.”

“Satu hal yang saya banggakan kepada Saudara-Saudara semua. Kegiatan sosialisasi Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM ke masyarakat yang telah kita lakukan dengan bersepeda santai di kawasan nol kilomer Yogyakarta, ternyata mendapat apresiasi positif dari Bapak Kakanwil. Bahkan beliau meniru ide kita  melakukan sosialisasi yang sama dengan menggunakan motor. Ternyata Lapas Wirogunan mampu memberikan ide-ide cemerlang.” “Silahkan kalian cetuskan lagi ide positif yang lain!”

Diakhir acara Andreas Wisnu pun meneriakan yel-yel Lapas Wirogunan, “Semangat Pagi!”

“Pagi!” “Pagi!” “Pagi!” jawab yang lainnya

“L’Wiro!”

“Luar Biasa!

‘Korupsi!”

“Oooo……. Tidak!”

“WBK!”

“Pasti Bisa!” ……

“Yogyakarta!”

“Pasti Istimewa”

“L’Wiro!”

“Pasti!” “Pasti!” “Pasti WBK!”

(AK 27072019)

 

 

 

Filed in: Kabar Penjara Juli 2019

No comments yet.

Leave a Reply